Dukung Kedaulatan dan Pembangunan, Bupati Manokwari Apresiasi Peran Strategis Kodam XVIII/Kasuari

0
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan apresiasi dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, atas inisiatif mengundang unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat kabupaten dan provinsi, serta para mitra strategis dalam satu wadah silaturahmi.
Pertemuan yang berlangsung di Kolam Renang Tirta Satya, di lingkungan kompleks Markas Besar Kodam XVIII/Kasuari, pada Sabtu (23/5/2026) malam, dinilai sangat penting untuk mempererat ikatan komunikasi, kesatuan pandangan, dan kerja sama antarinstansi demi kemajuan bersama di tanah Papua Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Hermus menegaskan bahwa keberadaan Kodam XVIII/Kasuari sejak awal kepemimpinan hingga saat ini senantiasa membangun komunikasi yang baik, erat, dan konstruktif dengan pemerintah daerah maupun masyarakat. Menurutnya, Kodam Kasuari telah menjadi wadah integrasi yang nyata bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tanah Papua, sekaligus menjadi marwah dan kebanggaan bangsa di wilayah paling timur ini.
“Kehadiran Kodam Kasuari dari awal kepemimpinan hingga saat ini terus membangun komunikasi yang sangat baik. Kodam ini telah menjadi alat integrasi NKRI di tanah Papua, dan menjadi marwah bagi bangsa Indonesia. Sampai malam ini, khususnya di wilayah Manokwari Raya dan sekitarnya, tidak ada kejadian luar biasa yang membahayakan eksistensi negara. Kondisi aman dan kondusif ini tentu tidak lepas dari peran besar Kodam Kasuari,” ujar Hermus di hadapan para pimpinan daerah.
Ia menegaskan, keamanan dan ketertiban yang terjaga baik adalah modal utama pembangunan. Kehadirannya dalam forum tersebut sekaligus menyampaikan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Manokwari terhadap kepemimpinan Pangdam XVIII/Kasuari dan seluruh jajaran.
“Saya hadir di sini mewakili seluruh masyarakat Manokwari, dan kami menyatakan dukungan sepenuhnya kepada kepemimpinan Bapak Pangdam XVIII/Kasuari. Hal yang paling penting dan harus kita yakini bersama: status tanah Papua di bawah NKRI sudah final. Tidak ada tawar-menawar lagi. Tugas kita sekarang adalah merawat apa yang sudah kita miliki hari ini, menjaga persatuan, dan memastikan wilayah ini tetap damai,” tegasnya.
Bupati Hermus menambahkan, rasa aman yang dirasakan masyarakat, baik saat beraktivitas di siang hari maupun malam hari, adalah kebutuhan utama yang harus dipenuhi. Kondisi inilah yang menjadi landasan percepatan pembangunan di Manokwari dan daerah lainnya di Papua Barat. Kehadiran institusi negara, mulai dari TNI, Polri, hingga pemerintah daerah, menjadi jaminan nyata keberpihakan negara bagi rakyat.
“Masyarakat kita bisa beraktivitas siang dan malam dengan tenang, itu adalah kunci utama untuk mempercepat pembangunan. Kodam, Polda Papua Barat, dan seluruh institusi negara sudah mewakili kehadiran negara di sini. Mari kita bersama-sama bangun Indonesia di tanah Papua, jaga kedaulatan NKRI sampai kapan pun, dan wujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagai bukti nyata kehadiran kita,” ajaknya.
Lebih jauh, Bupati Hermus juga mengapresiasi kerja keras luar biasa jajaran Kodam XVIII/Kasuari dalam mendukung keberhasilan program-program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto di daerah. Mulai dari program Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, hingga penguatan ketahanan pangan daerah, Manokwari mampu menjaga kinerja dan citra positif di tingkat nasional berkat dukungan penuh unsur pertahanan dan keamanan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kodam Kasuari atas kerja keras yang luar biasa. Program-program Bapak Presiden, seperti Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, hingga peningkatan ketahanan pangan dan program strategis lainnya, dapat kita jalankan dengan baik sehingga Manokwari masih bisa menjaga wajah dan nama baik kita di tingkat nasional,” ungkapnya.
Hermus menilai, tanpa dukungan, perhatian, dan bantuan serius dari Pangdam, Dandim, Kapolda, dan seluruh jajaran, pemerintah daerah mungkin akan menghadapi kesulitan besar dan justru dinilai kurang mendukung kebijakan pusat.
“Kalau bukan karena bantuan Bapak Pangdam, Bapak Dandim, Kapolda, dan seluruh jajaran, mungkin kita sudah kehilangan muka di tingkat nasional. Bisa jadi, saat kita mengajukan kebutuhan pembangunan, pihak pusat beralasan bahwa program Presiden saja tidak kita dukung. Oleh karena itu, terima kasih yang sebesar-besarnya. Perhatian Bapak Jenderal terhadap Kabupaten Manokwari ini sangat luar biasa dampaknya bagi kami dan masyarakat,” pungkas Bupati Hermus. (red)

Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses