DPR Papua Barat Siapkan RDP Usut Kekerasan di SMA Taruna Kasuari

0
Ahmad Kuddus, Anggota DPR Papua Barat. (foto: Elyas/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com – DPR Papua Barat menyiapkan rapat dengar pendapat (RDP) untuk mengusut insiden kekerasan antar siswa di SMA Taruna Kasuari Nusantara, Manokwari, yang mengakibatkan sejumlah pelajar terluka.

Anggota DPR Papua Barat, Ahmad Kuddus, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut atas peristiwa bentrokan antara siswa kelas XI dan kelas X yang terjadi pada Rabu (22/4/2026) malam.

“RDP akan kami gelar bersama Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk membahas kejadian ini secara menyeluruh,” ujar Ahmad Kuddus di Manokwari.

Ia menjelaskan, insiden tersebut menyebabkan sekitar delapan siswa mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSAL Manokwari.

Menurutnya, sebagai sekolah unggulan, SMA Taruna Kasuari memiliki peran penting dalam mencerminkan kualitas pendidikan di Papua Barat, sehingga kejadian tersebut perlu menjadi perhatian serius semua pihak.

“Kejadian ini harus menjadi perhatian bersama. Sekolah ini adalah representasi kualitas pendidikan di Papua Barat,” katanya.

Ahmad Kuddus menambahkan, Komisi II DPR Papua Barat bersama pimpinan DPR telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian untuk melihat kondisi serta berdialog dengan pihak terkait, termasuk kepala sekolah, tenaga pengajar, Dinas Pendidikan, dan orang tua siswa.

Kunjungan tersebut, lanjut dia, bertujuan untuk mencari solusi sekaligus memastikan penanganan kasus berjalan dengan baik.

Melalui RDP yang akan digelar, DPR Papua Barat berharap dapat mengungkap akar permasalahan serta kendala yang terjadi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam sistem pendidikan secara umum.

“Kita perlu evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Fokus kita adalah menciptakan kualitas pendidikan yang lebih baik di Papua Barat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan sistem pendidikan dan pola pembinaan siswa yang tepat agar para pelajar dapat berkembang secara optimal.

Selain itu, Ahmad Kuddus mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan proses hukum kepada aparat yang tengah menyelidiki kasus tersebut.

Ia pun meminta orang tua siswa tetap percaya terhadap kualitas SMA Taruna Kasuari sebagai salah satu sekolah unggulan di Papua Barat.

“Kita ingin memastikan kejadian seperti ini tidak terulang, sekaligus menjaga kepercayaan orang tua bahwa sekolah ini tetap menjadi tempat pendidikan yang baik bagi anak-anak mereka,” ucapnya. (dra)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses