Coffee Morning Bersama Wartawan, Kapolres Manokwari Ajak Jaga Harkamtibmas

0
65

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Guna mempererat komunikasi, Polres Manokwari menggelar kegiatan coffee morning bersama insan pers di Kabupaten Manokwari, Jumat (18/2/2022) di the Marka Cafe Satlantas Polres Manokwari.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom pada coffee morning mengatakan media memiliki peran yang sangat penting di tengah masyarakat. Terutama Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

“Harkamtibmas di Manokwari tidak dapat dikerjakan sendiri, membutuhkan kerjasama dari para media untuk dapat memberikan informasi,” ucapnya

Gultom, dalam silaturahmi itu mengatakan peran pers sejauh ini sangat membantu kinerja Polisi dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Dalam hubungan untuk membangun bangsa, menjalankan program-program pemerintah diperlukan kerjasama pentahelix atau kerjasama antar bidang, dengan tujuan untuk kepentingan masyarakat maupun publik,” tuturnya

Dikatakan, Polres Manokwari dibawah kepemimpinannya memiliki beberapa program, salah satunya adalah menggalakkan program pemerintah yaitu vaksinasi. “Untuk mensukseskan program tersebut dibutuhkan peran pers dalam menggaungkan vaksinasi,” imbuhnya.

Selain itu, Gultom mengatakan Polres Manokwari tidak anti kritik, pers dipersilakan memberikan kritik yang membangun.

“Saya selaku kapolres menyatakan kami tidak anti untuk dikritik, silakan kritik kami sampaikan kritik yang membangun untuk kami, agar kami dapat memperbaiki diri baik terhadap program kegiatan yang kami lakukan ataupun terkait kegiatan-kegiatan personel Polres Manokwari. Namun, permintaan kami bukan karena sentimen, bukan karena ada sesuatu, namun tujuannya untuk saling membangun,” tegasnya

Hadir dalam coffee morning Ketua DKP PWI Papua Barat Key Tokan Abdul Asiz. Ia menuturkan, relasi antara Polisi dan Wartawan sejatinya adalah relasi yang sudah terbangun sejak lama.

“Relasi ini sebenarnya relasi yang sudah lama terbangun, bahkan relasi ini sama tuanya dengan peradaban umat manusia. Kalau pagi ini kita semua berkumpul disini itu mengkonfirmasi bahwa Polres Manokwari ingin membangun relasi jauh lebih dekat bahkan mungkin sampai memasuki level psikologis,” ucapnya.

Dengan begitu, terjadi dialog dua arah antara Polisi dengan para jurnalis mempunyai target yang sama, dari kepolisian memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Diutarakan Asiz, begitu juga dengan pers, semua berita yang disajikan harus bernilai kepentingan publik, jika kepolisian menggunakan istilah masyarakat, pers menggunakan istilah publik. Keduanya memiliki defenisi yang sama.

Diakhir sambutannya, Asiz memberikan saran, apabila ada pertanyaan dari wartawan, hendaknya pihak kepolisian dapat memberikan jawaban. “Jawaban itu meski hanya berupa kami masih melakukan pendalaman, itu juga tetap sebuah berita pak Kapolres,” ucapnya.

Asiz juga menegaskan, bilamana ada wartawan yang melanggar kode etik jurnalistik, Polres beserta jajaran agar tidak segan menyampaikan kepada DKP PWI Papua Barat, karena hakikatnya wartawan juga bukan sebagai makhluk yang bebas aturan. (dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.