Beasiswa Mahasiswa Afirmasi asal Papua Barat Tidak Lagi Melalui Pihak Ketiga

0
352
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba (Foto: klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat sementara sedang memproses realisasi beasiswa bagi mahasiswa afirmasi asal Papua Barat.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Barnabas Dowansiba  saat ditemui wartawan di kantor Gubernur Arfai, Rabu (10/6/2020) mengatakan, penyaluran beasiswa untuk mahasiswa yang berada di Jerman telah selesai pada April lalu tanpa menggunakan pihak ketiga, melainkan dari rekening ke rekening.
Menurut Barnabas  saat ini sedang diusulkan beasiswa bagi mahasiswa  yang berada di Australia dan Newzeland, sehingga diharapkan bulan Juli mendatang beasiswa tersebut sudah diterima dan tidak menimbulkan persoalan. “Untuk mahasiswa di Jerman seperti yang sudah saya sampaikan tadi sudah direalisasikan, sehingga saat ini yang kita usulkan untuk mahasiswa yang berada di Australia dan Newzeland karena penyalurannya nanti di bulan Juli,” ucapnya.
Penyaluran beasiswa saat ini sudah tidak bekerjasama dengan UNIPA, karena saat ini langsung dari rekening ke rekening. “Jadi semua beasiswa pendidikan yang ada di Papua Barat sudah tidak pakai pihak ketiga, semua itu  dari Kas Daerah (Kasda), langsung ke bank, bang langsung ke rekening mahasiswa,” katanya.
“Sejak tahun ini tidak ada kerja sama lagi dengan Unipa, transfernya langsung karena alasan pertama masanya berakhir dan kedua ada teguran dari BPK, sehingga dalam hal menghemat uang negara maka transfer dilakukan langsung. Intinya semua beasiswa pendidikan yang ada di Papua Barat sudah tidak melalui pihak ketiga,”sambungnya.
Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat akan bekerjasama dengan salah satu bank sebagai bank penampung dana beasiswa  bagi mahasiswa yang berada di Australia dan Newseland, karena di sana tidak bisa dikirim satu kali, tetapi harus setiap bulan. “Dikirim sesuai dengan kebutuhan mahasiswa selama satu bulan saja, sehingga kita membutuhkan bank penampung, jadi setiap bulan  teman-teman dari dinas tinggal bawa daftar saja masukan dari bank langsung kirim,” jelasnya.
Hal ini disesuaikan dengan kondisi di sana, beda dengan yang di Jerman, Jerman bisa dikirim satu kali, namun untuk Australia dan Newseland hanya bisa dilakukan setiap bulan sesuai dengan  dengan kebutuhan setiap bulan.(aa/bm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.