Umat Kristiani Kaimana Gelar Pawai Santa Claus Sambut Natal  

0
143
Bupati Matias Mairuma saat melepas peserta pawai Santa Claus.

KAIMANA,KLIKPAPUA.COM- Menyambut Natal 25 Desember 2019, ribuan umat Kristiani Kaimana dari berbagai denominasi gereja, dengan difasilitasi Panitia Hari Besar Kristen (PHBK) Kabupaten Kaimana, menggelar pawai Santa Claus, Kamis (5/12/2019).

Pawai yang mengambil garis star Pantai Bantemi Kaimana dan finish di Taman Kota Kaimana ini, dilepas Bupati Kaimana, Drs. Matias Mairuma. Memeriahkan acara ini, seluruh peserta pawai tampak mengenakan kostum serba merah dipadu topi natal.

Adapun rute yang dilalui peserta pawai Santa Claus, sebelum menuju finis Taman Kota Kaimana, rombongan pawai terlebih dahulu menuju Kampung Coa, lalu berputar melewati jalur kilo dan tembus di Jalan Batu Putih Krooy, selanjutnya menuju kota dan mengitari beberapa ruas jalan dalam kota hingga berakhir di Taman Kota.

Di Taman Kota, rombongan pawai menggelar ibadah bersama dan menikmati puji-pujian yang sudah disiapkan panitia. Pawain Santa Claus ini akan berlangsung hingga malam hari.

Ketua PHBK Kaimana, Pdt. Daniel Emola, S.Th dalam laporannya mengatakan, pawai Santa Claus yang seharusnya digelar pada 1 Desember, sengaja diundur pada tanggal 5 Desember karena bertepatan dengan Hari Santa Claus se-Dunia. Ia berharap, pawai Santa Claus menjadi momen pemersatu umat Kristiani di Kabupaten Kaimana tanpa adanya perbedaan.

Sementara Bupati Kaimana, Matias Mairuma, pada kesempatan yang sama juga mengajak umat Kristiani Kaimana untuk bersatu dalam mendukung setiap program pembangunan. Bupati minta umat Kristiani Kaimana untuk membuktikan diri sebagai anak-anak terang, yang taat pada hukum Tuhan Yang Maha Esa.

Lebih jauh, kepada para peserta pawai, Bupati secara khusus meminta agar menjaga  ketertiban selama di jalan raya. Dikatakan, umat Kristianiharus bisa meneladani Santa Claus yang bijaksana dan selalu mengasihi siapa saja saat bertemu di jalan.

“Selama perjalanan pawai buktikan bahwa kita anak-anak terang, yang mau meneladani Santa Claus. Tidak boleh ada orang yang tegur kita karena kita tidak sopan. Berjalan dengan tertib, karena kita anak-anak terang yang harus memperlihatkan jati diri kita kepada siapa saja yang kita jumpai,” pungkas Bupati.(iw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.