Staf Ahli Bupati Kaimana Tutup Pelatihan Pembuatan Noken: Jaga Identitas dan Jati Diri Orang Papua

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com– Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat, Usman Fenetiruma, secara resmi menutup rangkaian kegiatan pelatihan pembuatan noken yang berlangsung di Green Papua Hotel, Kaimana, Papua Barat, Jumat (5/6/2026).

Dalam sambutan penutupannya, Usman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap 135 peserta yang tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai antusiasme dan kemampuan para peserta dalam menyerap materi serta petunjuk dari instruktur menjadi kunci keberhasilan pelatihan kali ini.

“Saya melihat para peserta memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa untuk terus dikembangkan dalam menganyam tomang maupun noken. Ini adalah modal berharga bagi kita semua,” ujar Usman.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara nyata telah mempengaruhi terjadinya asimilasi dan akulturasi budaya, sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Di tengah arus perubahan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap berdiri teguh menjaga warisan leluhur.

“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan noken, karena benda ini bukan sekadar kerajinan, melainkan identitas dan jati diri orang Papua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat, Ja’far Werfete, mengungkapkan bahwa pelestarian noken saat ini menghadapi tantangan berat, terutama persaingan dengan produk-produk luar yang masuk dan mulai menggeser keberadaan unsur budaya lokal.

Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi, tantangan ke depan semakin kompleks. Bagaimana caranya agar noken tetap bertahan dan diminati di tengah gempuran produk dari luar negeri.

“Kita harus bisa mengajarkan dan menanamkan nilai ini kepada generasi muda, agar mereka mau dan mampu mempertahankan, menjaga, serta melestarikan noken di wilayah Provinsi Papua Barat,” ungkap Ja’far.

Ia berharap, melalui pelatihan ini lahir aksi nyata dari para peserta untuk memastikan noken sebagai warisan budaya dan nilai filosofis masyarakat Papua tetap eksis dan lestari dari masa ke masa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan BP3OKP RI Papua Barat, Ismail Sirfefa, Abdul Razak Macap selaku narasumber, serta sejumlah tamu undangan dan pemangku kepentingan lainnya.(lau/red)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses