Ini 18 Program Unggulan Bupati-Wabup Kaimana dalam RPJMD 2021-2026

0
114
Wakil Bupati Kaimana bersama pimpinan DPRD pada rapat paripurna pengesahan RPJMD 2021-2026.
KAIMANA,KLIKPAPUA.com Sedikitnya 18 program unggulan yang dijanjikan Bupati Freddy Thie dan Wakil Bupati Hasbulla Furuada kepada masyarakat pada kampanye Pilkada tahun 2020 lalu masuk dalam dokuman Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kaimana Tahun 2021-2026.
Program yang menjadi porioritas daerah dimaksud terdiri dari; Gratis wajib pendidikan dasar 9 tahun; Transportasi sekolah gratis; Gratis biaya kesehatan; Bantuan modal, pelatihan dan pendampingan UMKM; Penyediaan air bersih; Bantuan lansia.
Renovasi dan pembangunan rumah layak huni; Membangun Central Ekonomi disetiap distrik; Menyediakan transportasi perintis; Memberikan perhatian yang adil kepada lembaga keagamaan; Menunjang kegiatan pemuda, seni dan budaya serta olah raga.
Menyediakan SPBU terapung; Smart City dan Internet gratis; Layanan birokrasi terintegrasi berbasis digital (aplikasi); Menjadikan Kaimana sebagai kota wisata; Menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat lokal; Tunjangan kerja untuk ASN; dan Bantuan pembangunan Rp.100 juta per RT.
Bupati Kaimana Freddy Thie melalui nota pengantar Ranperda RPJMD yang dibacakan Wakil Bupati Hasbulla Furuada pada rapat paripurna DPRD, 14 Oktober lalu mengatakan, program unggulan daerah yang disajikan dalam RPJMD bersumber dari visi dan misi yang didukung dengan program pembangunan percepatan atau quick wins.
Pembiayaan keseluruhan program unggulan dan quick wins diskenariokan dapat terpenuhi dari berbagai potensi pembiayaan pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten, APBD provinsi maupun APBN serta sumber pembiayaan lainnya yang feasible dari private sektor.
Dikatakan, pembangunan bidang prioritas pada prinsipnya berkaca pada kondisi riil yang ada di daerah. Dari berbagai data capaian pembangunan terlihat bahwa masih terdapat bidang pembangunan yang memerlukan pengembangan, peningkatan, optimalisasi, penguatan dan pemantapan; seperti pada bidang pemerintahan, pembangunan sumberdaya manusia, perekonomian, sarana-prasarana wilayah dan sosial-budaya.
“Diharapkan pada akhir periode RPJMD di Tahun 2026 akan menjawab ketercapaian visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan melalui tercapainya keseluruhan target Indikator Kinerja Kunci (IKK) yang terdiri dari Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Daerah (IKD),” ujar Bupati. (iw)
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.