Dinas PUPR-PB Gelar Seminar Akhir Kajian Pengembangan Infrastruktur Pariwisata Kaimana

0
98
Seminar pengembangan insfrastruktur pariwisata Kaimana yang digelar Dinas PUPR PB.

KAIMANA,KLIKPAPUA.COM- Bertempat di Grand Papua Hotel, Kamis (14/11/2019), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Barat melaksanakan Seminar Laporan Akhir Kajian Pengembangan Infrastruktur Kawasan Pariwisata Kaimana. Seminar digelar untuk mendapat masukan dari Pemda Kaimana terkait pengembangan infrastruktur pariwisata.

Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Kaimana sekaligus membuka kegiatan, Kepala Inspektorat Kabupaten Kaimana Fredy Susanto, Zaluchu, S.STP,M.Si, perwakilan Dinas PUPR Kaimana, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta perwakilan Bappeda.

Inspektur Fredy dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas PUPR Provinsi Papua Barat yang telah membantu membuat kajian terkait pengembangan infrastruktur kawasan pariwisata Kaimana, sebagai acuan bagi Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam menyusun program pengembangan pariwisata kedepan.

Dikatakan, Kabupaten Kaimana memiliki potensi pariwisata yang begitu luar biasa, namun karena belum dikelola secara maksimal, sehingga potensi besar yang dimiliki ini belum dapat dinikmati baik oleh masyarakat lokal maupun para wisatawan.

“Kami mengapresiai apa yang dilakukan Dinas PUPR Papua Barat ini dalam rangka memajukan pariwisata Kaimana. Hasil kajian ini akan sangat membantu kami dalam menyusun program pengembangan pariwisata kedepannya,” ujar Fredy.

Ditambahkan, pariwisata Kaimana belum banyak diminati karena infrastruktur pendukung belum disiapkan secara baik. Olehnya melalui kajian pengembangan infrastruktur kawasan pariwisata ini, ada gambaran yang jelas bagi Pemerintah Kabupaten Kaimana dalam membuat konsep pembangunan infrastruktur pariwisata.

Sementara pejabat Dinas PUPR Papua Barat, Dody Feryanto dalam penjelasannya mengatakan, seminar laporan akhir kajian pengembangan infrastruktur kawasan pariwisata Kaimana ini digelar untuk mendapat masukan dari Pemerintah Kabupaten Kaimana, karena pada kegiatan di Manokwari, perwakilan dari Pemda Kaimana tidak hadir.

“Ini supaya dari Pemda Kaimana bisa berinteraksi karena ketika dilaksanakan di Manokwari, dari Kabupaten Kaimana tidak ada yang hadir. Mungkin karena ada kesibukan sehingga tidak berkesempatan hadir. Kami memutuskan melaksanakan  disini dengan harapan perwakilan Pemda yang hadir bisa memberikan masukan kepada kami, meskipun ini sebenarnya sudah merupakan seminar laporan akhir,” ujarnya. (iw)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.