Bupati Sebut WCD Selaras dengan Upaya Pemda Menjadikan Kaimana Nol Sampah

0
KAIMANA,KLIKPAPUA.com–Kabupaten Kaimana wakili Papua Barat menggelar kegiatan World Cleanup Day (WCD) perdana tahun 2022, sekaligus mendukung pelaksanaan program Kaimana Nol Sampah.
Aksi aksi bersih-bersih sedunia atau World Clean Up Day ini merupakan sebuah gerakan sosial yang bertujuan mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk menjaga dan menciptakan kebersihan lingkungan.
Aksi ini dipusatkan di pesisir pantai mulai dari Air Tiba hingga Bantemi. Gerakan WCD ini sendiri dimulai sejak tahun 90-an di seluruh dunia. Di Indonesia, aksi serupa pertama kali dilakukan tahun 2014, sedangkan untuk Provinsi Papua Barat baru pertama kali digelar yang diwakili Kabupaten Kaimana.
Turut serta dalam kegiatan yang dimulai Pukul 7.00 WIT ini, Bupati Kaimana Freddy Thie, Perwakilan Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Papua, Ketua PKK Kaimana Ny. Ernawati Thie, Pimpinan OPD dan lainnya.
Bupati Freddy dalam sambutan mengatakan, gerakan ini selaras dengan visi dan misi daerah yang ingin menjadikan Kaimana sebagai daerah wisata, serta selaras dengan keinginan pemerintah daerah menjadikan Kaimana Nol Sampah.
Untuk itu, Bupati berharap, aksi WCD ini terus dilaksanakan sehingga target Kaimana mendapatkan penghargaan Adipura tahun 2025 dapat terwujud.
“Kabupaten Kaimana menjadi yang pertama di Provinsi Papua Barat melaksanakan WCD. Ini menunjukan masyarakat Kaimana selangkah lebih dulu berperan dalam WCD. Aksi ini selaras dengan upaya Pemerintah Kaimana mewujudkan Kaimana Nol Sampah dan selaras pula dengan visi daerah menjadikan Kaimana sebagai kota wisata,”ucapnya.
Di tempat yang sama, Kepala UPTD Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kaimana, Binsar Sitanggang menjelaskan, aksi WCD ini melibatkan 500 relawan terdiri dari komunitas, perwakilan pelajar, OPD serta OKP.
Dijelaskan, dalam aksi ini telah terkumpul kurang lebih 15 Ton sampah. Data terkait sampah yang terkumpul ini, nantinya akan dimasukan ke sistem informasi sampah nasional untuk dilanjutkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (iw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.