SKK Migas dan Kontraktor KKS Salurkan Bantuan untuk Gempa Maluku

0
189
Bantuan dari SKK Migas dan Kontraktor KKS yang akan diserahkan kepada masyarakat Maluku yang terkena bencana gempa bumi pada 26 September lalu. (Foto : Humas SKK Migas Pamalu/klikpapua.com)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Sebagai wujud kepedulian industri hulu migas terhadap saudara-saudara sebangsa di Provinsi Maluku yang terkena dampak gempa bumi akhir September lalu, SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) pada Kamis dan Jumat, 17-18 Oktober 2019, telah menyalurkan bantuan berupa bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari lainnya kepada warga di tiga titik pengungsian.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh SKK Migas Perwakilan Papua dan Maluku (Pamalu) dan diterima oleh perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku dan aparat pemerintahan di masing-masing lokasi.

Berdasarkan hasil tinjauan lapangan dan koordinasi dengan BPBD Maluku, tiga titik lokasi distribusi bantuan adalah di Kecamatan Kairatu di Kabupaten Seram Bagian Barat serta Kecamatan Salahutu dan Kecamatan Pelauw di Kabupaten Maluku Tengah.

Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, mie telur, pampers, pembalut, susu, terpal dan tikar. Bantuan ke Kecamatan Kairatu dan Salahutu didistribusikan Kamis, 17 Oktober 2019, sedangkan bantuan ke Kecamatan Pelauw didistribusikan Jumat, 18 Oktober 2019.

“Bantuan ini digalang dengan kolaborasi SKK Migas dan sejumlah Kontraktor KKS yang bekerja di bawah pengawasan SKK Migas,” ujar Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Pamalu A. Rinto Pudyantoro.

Kontraktor KKS yang terlibat dalam penggalangan bantuan ini adalah INPEX Masela Ltd, Citic Seram Energy Ltd, Balam Energy Pte Ltd, PT Pertamina EP, BP Indonesia, Petrogas (Basin) Ltd, JOB Pertamina-PetroChina Salawati (JOB PPPS), ExxonMobil Cepu Limited, Minarak Brantas Gas, Medco E&P Natuna Ltd, JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi Ltd, Kangean Energy Indonesia Ltd, dan PT Pertamina Hulu Mahakam.

“Apabila dicermati, tidak semua Kontraktor KKS yang berkontribusi memiliki kegiatan operasi di Maluku. Sebagian beroperasi di lokasi lain. Tetapi, begitulah spirit industri hulu migas. Sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk mengelola proyek hulu migas milik negara, kami sering kali turun secara bersama-sama bekerja di tengah masyarakat,” ujar Rinto.(rls/bm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.