28 Perusahaan Buka 643 Lowongan Kerja di Job Fair Papua Barat

0
Wagub Mola Membuka Job Fair Papua Barat 2026 di Manokwari. (foto: Elyas/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggelar Job Fair Papua Barat di Lapangan Voli Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Membuka Peluang Kerja, Mengurangi Angka Pengangguran bagi Anak-Anak Orang Asli Papua (OAP)” ini digelar selama tiga hari dan diprakarsai oleh Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnaker) Papua Barat.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Papua Barat, Eduard Toansiba, mengatakan kegiatan ini bertujuan menyediakan wadah pertemuan langsung antara pencari kerja (pencaker) dengan perusahaan atau instansi yang membutuhkan tenaga kerja.

“Kegiatan ini juga mendukung program pemerintah Papua Barat dalam program Papua Produktif untuk meningkatkan kesempatan kerja dan mengurangi angka pengangguran di daerah ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, job fair ini juga mendorong keterbukaan informasi lowongan kerja secara transparan dan akuntabel, serta memfasilitasi pencaker untuk mendapatkan akses informasi dan peluang kerja sesuai kompetensi.

Selain itu, kegiatan ini memberikan ruang bagi pencaker untuk memahami kebutuhan dunia usaha, sehingga dapat menyesuaikan keterampilan dengan kompetensi yang dibutuhkan.

Eduard menyebutkan, job fair kali ini diikuti oleh 28 perusahaan dengan total 643 lowongan pekerjaan yang ditawarkan.

“Kami sudah menyurati beberapa perusahaan, termasuk LNG Tangguh, BIPI, Genting Oil Kasuri, dan perusahaan lainnya di daerah ini,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani, yang akrab disapa Mola, mengatakan kegiatan ini merupakan yang pertama kali digelar oleh Pemprov Papua Barat untuk menjembatani antara pencaker dengan dunia kerja. Ia berharap job fair ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pencaker.

“Job fair ini bukan sekadar ajang pertemuan antara pencaker dan perusahaan. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta implementasi visi pembangunan daerah, sebagaimana tertuang dalam program Papua Produktif, agar dapat berjalan dengan baik bagi generasi OAP,” ujar Mola.

Ia menegaskan, dengan kehadiran perusahaan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta dinas terkait, pemerintah ingin memastikan generasi muda Papua Barat memiliki akses langsung terhadap kesempatan kerja yang transparan, terbuka, dan sesuai kebutuhan dunia usaha.

“Job fair ini adalah ruang bagi kalian untuk berinteraksi langsung dengan dunia usaha, memahami kebutuhan pasar kerja, dengan menyiapkan diri menjadi tenaga kerja yang produktif, kreatif, serta berdaya saing,” pungkasnya. (dra)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses