Ekonomi Papua Barat Triwulan II Tumbuh 3,41 Persen, Ditopang Industri Pengolahan

0
Ir. Merry Kepala BPS Papua Barat memaparkan rilis Berita Resmi Statistik di Manokwari. (foto: Elyas/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mencatat pertumbuhan ekonomi daerah itu sebesar 3,41 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada triwulan II 2026. Sementara itu, Provinsi Papua Barat Daya tumbuh 2,82 persen pada periode yang sama.

Kepala BPS Provinsi Papua Barat Ir. Merry, menyampaikan capaian tersebut dalam rilis Berita Resmi Statistik, Rabu (5/8/2026).

Ia mengatakan aktivitas ekonomi domestik Papua Barat pada triwulan II 2026 tercatat sebesar Rp13.549,85 miliar berdasarkan harga konstan.

“Dibandingkan triwulan sebelumnya, ekonomi Papua Barat justru terkontraksi tipis 0,12 persen (quarter-to-quarter/qtq). Namun secara kumulatif semester I 2026, ekonomi tumbuh 4,02 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” kata Merry.

Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan andil 1,71 persen, diikuti pertambangan dan penggalian.

Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah akomodasi dan makan minum yang melonjak 10,22 persen, disusul transportasi dan pergudangan sebesar 6,80 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah tercatat sebagai sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi 2,05 persen, meski komponen ekspor barang dan jasa masih mendominasi struktur PDRB dengan pangsa 79,42 persen.

Di Papua Barat Daya, sektor konstruksi menjadi motor pertumbuhan dengan andil 0,97 persen, sedangkan konsumsi pemerintah juga tercatat sebagai sumber pertumbuhan pengeluaran terbesar dengan kontribusi 2,76 persen.

Secara spasial, Papua Barat menyumbang 11,79 persen terhadap perekonomian wilayah Maluku dan Papua, sedangkan Papua Barat Daya berkontribusi 5,67 persen. (dra)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses