Dorong Program Prioritas Kepala Daerah, DPMK Kaimana Gelar Bimtek Pendamping Kampung

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com– Dalam rangka mendorong pelaksanaan program prioritas Kepala Daerah, Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Kaimana menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pendamping Kampung Program Satu Miliar Satu Kampung (Samisaka). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Pertemuan Krooy, Senin (18/5/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah nyata untuk mewujudkan visi dan misi daerah, serta mengimplementasikan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kaimana, Yacob Ahimza Irre Warere, dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan optimalisasi penyelenggaraan, pelaksanaan, pembinaan, dan pemberdayaan, semuanya ditujukan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

“Program Samisaka ini merupakan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Kaimana untuk mempercepat pembangunan kampung dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. Tujuannya tidak lain adalah memperkuat kemandirian ekonomi serta meningkatkan kualitas pelayanan dasar di akar rumput. Kami berharap program ini dapat dikelola dengan baik, transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kebutuhan riil masyarakat,” ujar Irre.

Ia menekankan peran strategis para Pendamping Kampung sebagai ujung tombak pelaksanaan program. “Kalian adalah garda terdepan yang memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran. Kalian harus mampu menjadi fasilitator sekaligus motivator dalam mengawasi jalannya program Samisaka di seluruh 84 kampung yang ada di Kabupaten Kaimana,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Irre juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta. Ia mengajak para pendamping untuk membangun koordinasi dan komunikasi yang baik di tingkat kampung, menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan.

“Penggunaan anggaran harus diprioritaskan untuk hal-hal yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, seperti ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi, kesehatan, dan pengembangan potensi lokal yang ada di setiap kampung,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irre berharap melalui bimbingan teknis ini, seluruh peserta dapat memahami secara menyeluruh mekanisme pelaksanaan program, mulai dari tahap perencanaan, penyusunan program prioritas, pengelolaan administrasi, pertanggungjawaban, hingga pelaporan dan evaluasi kegiatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Inspektorat Daerah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Bappeda, seluruh Kepala Distrik se-Kabupaten Kaimana, serta sebanyak 168 orang Pendamping Kampung yang menjadi peserta utama kegiatan.(lau)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses