Wilayah Selatan Jadi Prioritas Pembangunan Pemda Teluk Bintuni Selanjutnya

0
140
Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw saat tatap muka bersama masyarakat adat Sumuri, di Kampung Saengga, Distrik Sumuri, Senin (30/9/2019). (Foto : klikpapua.com)

BINTUNI,KLIKPAPUA.COM – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah Selatan pada tahun 2019, 2020 – 2021.

Demikian disampaikan Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw saat tatap muka dengan tokoh masyarakat adat dari Suku Sumuri, di Kampung Saengga, Distrik Sumuri, Senin (30/9/2019).

Menurut Bupati Petrus Kasihiw program pembangunan infrastruktur selama beberapa tahun terakhir diarahkan ke wilayah Utara, pegunungan dan kota. Oleh karena itu disisa waktu masa periode yang tinggal sekitar dua tahun, ia berjanji akan membangun sejumlah fasilitas umum di wilayah Selatan.

“Tahun 2019, 2020, 2021, saya berkiblat kearah sini (wilayah Selatan), mulai arahakn pembangunan ke sini, itu sudah keputusan kebijakan daerah, karena kita tidak bisa terus – terus disebelah (Utara, kota dan pegunungan), ini (Selatan) perlu sentuhan,” katanya.

Khusus untuk Sumuri, Bupati menyampaikan dalam APBD tahun 2019 sudah siapkan anggaran pembangunan infrastruktur.

“Kenapa bicara Sumuri, tong tidak bicara Fafuwar, Kuri, tidak bicara Babo, tidak bicara lain, karena Sumuri ini, ditetapkan sebagai pusat program pengembangan strategis nasional, Kawasan Industri, makanya daerah siapkan infrastruktur dasar, jalan, jembatan, air bersih, listrik dan lain – lain,” kata Kasihiw.

Untuk itu, Bupati berharap dukungan dari masyarakat adat dalam mensukseskan program pembangunan tersebut. Sehingga dapat berjalan lancar.

“Aspal di Km 35 itu harus jalan supaya masyarakat dari Fak – Fak bisa ke sini pulang pergi, daerah ini harus terbuka, manusia banyak datang, baru ekonomi tumbuh,” ujarnya.

Ia juga membeberkan bahwa pembangunan jalan kearah pegunungan sudah dilaksanakan. Jarak tempuh dari Bintuni – Merdey yang sebelumnya berhari – hari, sekarang hanya sekitar 3 jam saja. “Dong (masyarakat di wilayah pegunungan) sudah bisa halo – halo juga, bisa telepon, jembatan Merdey tahun depan juga dibangun,” tandasnya. (at)

Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.