BINTUNI,KLIKPAPUA.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni menyalurkan bantuan sebesar Rp250 juta untuk mendukung operasional calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci pada tahun 2026.
Bantuan tersebut telah disalurkan melalui rekening Kementerian Haji dan Umrah beberapa hari lalu.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen membantu kebutuhan calon jamaah haji, terutama terkait biaya operasional selama proses keberangkatan hingga kepulangan.
Ia juga menginstruksikan jajaran terkait agar memastikan seluruh kebutuhan jamaah terpenuhi dengan baik.
“Bagian kesra tolong bantu menyiapkan segala kebutuhan, baik saat keberangkatan hingga kembali ke Bintuni dalam keadaan sehat tanpa kekurangan apa pun. Kepada Ketua MUI dan calon jamaah haji, jika ada kendala segera hubungi kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Teluk Bintuni, Anis Fatubun, menjelaskan anggaran tersebut diperuntukkan membantu biaya perjalanan jamaah, mulai dari Teluk Bintuni menuju Manokwari hingga ke Makassar, termasuk biaya kepulangan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kelancaran perjalanan ibadah haji para jamaah.
Terkait usulan masyarakat agar bantuan diberikan langsung kepada calon jamaah haji, Anis menyebut hal itu akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah. Namun, saat ini penyaluran bantuan masih mengikuti regulasi yang berlaku.
“Pada prinsipnya bantuan disalurkan melalui wadah organisasi kemasyarakatan atau keagamaan. Karena jamaah haji kini berada di bawah kementerian baru, maka bantuan disalurkan melalui kementerian terkait. Ini juga sesuai petunjuk BPK agar penyaluran dilakukan ke rekening lembaga resmi,” jelasnya.
Ia menambahkan, usulan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama pimpinan serta dikoordinasikan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar kebijakan yang diambil tetap sesuai ketentuan hukum. (red)





















