Bupati Kasihiw Berharap Inovasi Baru Tingkatkan Produktifitas Pertanian

0
Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw resmi menutup Pekan Daerah (Peda) ke IV Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Provinsi Papua Barat di Bintuni, Jumat sore.

BINTUNI, KLIKPAPUA.COM– Pekan Daerah (Peda) ke IV Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat Provinsi Papua Barat yang di gelar di Kabupaten Teluk Bintuni, telah resmi ditutup, Jumat (26/7/2019) sore.

Usai acar penutupan Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw menyampaikan kedepan dengan adanya inovasi – inovasi baru bagi petani, diharapkan bisa  meningkatkan produktifitas pertanian supaya dapat mengarah ke agribisnis.

“Bukan hanya konsumtif, tapi agribisnis, itu harapan saya,” kata bupati kepada wartawan di lapangan GSG, Kota, Bintuni.

Bupati juga mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh panitia serta masyarakat yang telah menyambut baik tamu – tamu kontingen dari kabupaten lain yang datang ke Bintuni.

“Kita sudah berusaha sebaik mungkin menjadi tuan rumah yang baik, ada dua aspek yang harus kita lakukan yakni menjadi tuan rumah yang baik, dan harus menampilkan kelompok tani yang baik, dari kedua aspek itu kita banyak mendapatkan hal, dari kesan peserta, kita dikatakan menjadi tuan rumah terbaik sepanjang pelaksanaan Peda KTNA, jadi itu kita terima kasih,” katanya.

Dikatakan bupati, terkait dengan sejumlah kekurangan – kekurangan dalam pelaksanaan event tersebut, akan menjadi bahan evaluasi dan siap diperbaiki apabila Bintuni ditunjuk sebagai tuan rumah lagi.

Sementara untuk kelompok tani nelayan dan pengrajin di Bintuni, dengan adanya event seperti ini, Bupati berharap momen tersebut dapat menjadi pertukaran informasi, dan inovasi yang baik.  “Meskipun Teluk Bintuni tidak menjadi juara umum, tapi ada sejumlah prestasi – prestasi yang didapat, tadi kita lihat ada yang dapat juara tiga, dua dan satu,” katanya. (at)

 

SPACE
SPACE
SPACE
SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.