Bintuni Siapkan Langkah Pencegahan Virus Corona

0
318
Pemerintah Kabupaten, Dinas Kesehatan bersama RSUD Teluk Bintuni menggelar diskusi terkait langkah yang akan dilakukan untuk pencegah virus corona. (Foto: Humas & Protokol Teluk Bintuni/klikpapua)
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM– Antisipasi penyebaran Virus Covid-19 atau Virus Corona, Pemerintah Kabupaten, Dinas Kesehatan bersama RSUD Teluk Bintuni menggelar diskusi terkait langkah apa yang dilakukan untuk pencegah virus tersebut. Diskusi yang dihadiri oleh Wakil Bupati Matret Kokop ini berlangsung di ruang rapat gedung RSUD Teluk Bintuni, Kamis (5/03/2020).
Direktur RSUD Teluk Bintuni dr.Eka Suradji PhD, mengatakan diakui bahwa Kabupaten Teluk Bintuni sendiri memiliki resiko terhadap virus tersebut, karena ada perusahaan besar yakni BP Tangguh yang merupakan salah satu pintu keluar masuk orang dari berbagai Negara. “Walaupun hampir semua tenaga yang di sana sebelum berangkat ke perusahaan di pastikan kesehatanya, sehingga resiko itu jadi lebih kecil, tapi karena Virus Corona ini punya waktu Inkubasi 14 hari tanpa gejala, sehingga kemungkinan itu tetap ada,” ungkap dr.Eka Suradji.

Selain itu, di Manokwari juga memiliki Pabrik Semen yang merupakan investasi dari China yang memang memiliki resiko tinggi, karena tenaga kerjanya di datangkan dari Negara China.  “Juga Sorong, Raja Ampat, menjadi akses dimana ada banyak turis asing yang keluar masuk ke tempat wisata tersebut, sehingga memang resiko itu ada, persiapan kita seperti apa, namun dari segi ke tenagaan puji Tuhan RSUD Teluk Bintuni cukup mumpuni, kita punya beberapa dokter yang bisa menangani kasus tersebut bila mana ada,” jelas Eka Suradji.
Lebih lanjut dr. Eka Suradji menambahkan untuk dari segi alat – alat pendukung sebenarnya RSUD Teluk Bintuni sudah ada beberapa alat seperti baju seft dan masker N95, ruangan isolasi serta persiapan mulai dari puskesmas masuk ke RSUD sampai masuk ke ruangan isolasi itu sudah telah disiapkan.
Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Teluk Bintuni Frangky Mobilala menjelaskan dari Dinas Kesehatan sudah melakukan dan memerintahkan ke puskesmas – puskesmas agar turun ke masyarakat melakukan imbauan penting tentang cara antisipasi dan pencegahanya. “Juga kami telah membuat poster – poster dan baliho untuk di pajang di pusat – pusat keramaian terkait antisipasi dan pencegahanya,” jelasnya.
“Virus Corona ini sebenarnya bukan virus baru, sebelumnya juga ada virus yang menjangkit manusia namun karena Virus Corona ini keluar di tahun 2019, maka di kenal dengan sebutan Virus Covid-19, namun virus yang pernah ada sebelum Covid-19 ini hanya saja infektifitasnya atau kemampuan  untuk menular dan tingkat kematianya terhadap pasien yang terpapar jauh lebih rendah di bandingkan dengan Virus Corona yang sekarang, ” tutup Eka Suradji.(rls/bm)
 Sumber: Humas dan Protokol Teluk Bintuni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.