Mantan Dandim Raja Ampat Dilepas Dengan Doa Syukur Penuh Keharuan 

0
386
Ucapan selamat untuk Letkol Inf Yosep P Kaiba beserta keluarga. (Foto: David/klikpapua)
WAISAI,KLIKPAPUA.com-Mantan Dandim 1805 Raja Ampat, Letkol Inf Yosef P. Kaiba dilepas dengan Doa syukur penuh keharuan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, para prajurit dan warga masyarakat Raja Ampat di pelabuhan falaya, Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat, Selasa (24/11/2020). Hal ini terlihat saat Dandim pertama di Raja Ampat itu akan meninggalkan Raja Ampat.
Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba meninggalkan kesan baik dan merakyat selama dua tahun bertugas sebagai Komandan Kodim 1805 Raja Ampat, dan mendapat tempat dihati warga masyarakat Raja Ampat.
Yosef beserta istri dan kedua anaknya akan bertolak ke Sorong dan selanjutnya ke Manokwari untuk menjalankan tugasnya yang baru sebagai Wakajasdam Kodam Kasuari. Prosesi pelepasan secara adat Raja Ampat pun dilakukan untuk melepas putra Papua terbaik ke tempat tugas yang baru. “Selamat menjalankan tugas yang baru sebagai Wakajasdam Kodam Kasuari”.
Sejumlah tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan memberikan cindera mata berupa souvernir khas Raja Ampat kepada Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba dan istri. Tak cuma itu, lagu-lagu perpisahan khas Papua pun dikumandangkan oleh sejumlah pemuda dan pemudi Raja Ampat. Suasana haru pun meliputi acara pelepasan Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba dan keluarga ketempat tugas yang baru.
Plt Ketua Lembaga Masyarakat Adat, Beteuw – Kafdarun, Raja Ampat, Welem Watem dalam sambutannya mewakili tokoh adat lainnya, menyampaikan banyak terimakasih kepada Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiaba semasa bertugas di Kabupaten Raja Ampat sejak dua tahun lalu.
Menurut Welem Watem, sosok Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba merupakan seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang merakyat. Dimana sejak bertugas hingga akhir tugasnya di Raja Ampat telah menorehkan tinta emas.
Dua tahun kepemimpinan Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba sejak berdirinya Kodim 1805 Raja Ampat, telah menghantarkan ratusan putra asli Raja Ampat menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Banyak prestasi Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba yang ditorehkan semenjak menjabat sebagai Dandim 1805 Raja Ampat. Sosok Yosef dianggap merakyat dan sangat memahami keinginan masyarakat Raja Ampat.
“Saya selaku Pelaksana Tugas  Ketua Lembaga Masyarakat Adat, Beteuw – Kafdarun, mewakili kelompok suku yang ada di Raja Ampat, mengucapakan banyak terima kasih, terimakasih yang begitu besar, karena selama dua tahun, Bapak Letnan Kolonel, Yosef Paulus Kaiba mengabdi di Kabupaten Raja Ampat sebagai Dandim, telah menorehkan tinta emas, terutama buat kami, anak-anak negeri di Kabupaten Raja Ampat,” ungkap Welem Watem dalam sambutannya.
“Dua tahun itu telah menghasilkan anak-anak negeri, kurang lebih, empat ratusan orang menjadi prajurit TNI Angkatan Darat. Dan itu sebagai prestasi luar biasa. Karena kami yakin dan percaya bahwa Bapak (Letkol Inf Yosef Paulus Kaiba) selalu dekat dengan kami, atas ijin Tuhan Yang Maha Kuasa,” sambungnya.
Sementara itu, mantan Dandim 1805 Raja Ampat, Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba dihadapan warga masyarakat yang melepas Keberangkatan dirinya dan keluarga ketempat Tugas yang baru mengatakan, apa yang selama ini dibuat oleh Kodim 1805 Raja Ampat dalam hal ini Angkatan Darat, semua semata-mata bukan karena dirinya yang saat itu menjabat sebagai Dandim. Namun semua itu merupakan kerjasama dengan semua lapisan masyarakat.
“Apa yang kami buat, yang dibuat oleh Kodim, dalam hal ini TNI AD, itu bukan semata-mata kami, tapi itu wujud kerjasama kita. Ini bukan karena seorang Yosef, tapi semua karena kerjasama. Jadi ada satu tim kerja yang baik.Tim kerja yang bersama-sama, untuk mewujudkan  impian dari masyarakat ini. Walaupun sangat kecil, jauh, tapi itulah yang bisa dibuat oleh TNI. Oleh Angkatan Darat, untuk menjawab tantangan-tantangan,” ujarnya.
“Jadi kalau ada persepsi-presepsi yang berbeda, mengatakan ini dan itu, mari kita cermati kembali. Keberadaan TNI sesuai filosofinya bahwa TNI, Tentara Nasional Indonesia, khususnya Angkatan Darat, dia datang, dia lahir dari rakyat, dia bersama rakyat berjuang, dan untuk rakyat dia berjuang. Jadi kalau semua bilang bersama rakyat, dan disini hadir aliansi rakyat, ya memang untuk rakyat, itu yang harus dipahami. Tidak ada unsur-unsur lain disitu. Untuk itu mari kita satukan hati, satukan pikiran  untuk mewujudkan keinginan dan cita-cita masyarakat, khususnya Raja Ampat, untuk mandiri, kuat, sejahtera, itu yang dicita-citakan,” tandas Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba dalam sambutannya dihadapan warga masyarakat.
Suasana haru dan Isak tangis pun pecah saat tokoh agama bersama masyarakat dan Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba beserta keluarga berlutut dan melakukan doa bersama sebagai doa syukur atas semua pengabdian Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba di Raja Ampat dan menorehkan banyak prestasi.
Pendeta Kristofel Padwa naikan doa saat pelepasan mantan Dandim Raja Ampat, Letkol Inf Yosep P.Kaiba di Pelabuhan Falaya, Kota Waisai, Raja Ampat. (Foto: David/klikpapua)
Letkol Infanteri Yosef Paulus Kaiba sendiri merupakan Dandim pertama di Kabupaten Bahari itu setelah dirinya dilantik pada tahun 2018 lalu. Sekaligus pengukuhan berdirinya Kodim 1805 Raja Ampat. Sesuai Skep Panglima TNI, Letkol Infanteri, Yosef Paulus Kaiba di promosikan menjadi Wakajasdam Kodam XVIII Kasuari. Yosef Paulus Kaiba digantikan oleh Letkol Inf Stevie Joan Klits yang sebelumnya menjabat sebagai Irdyaops Itdam, Kodam  XVIII/Kasuari. (djw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.