SNVT Penyediaan Perumahan Papua Barat Serahkan 20 Rumah Khusus di Anggigida

0
358
Kasatker SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat menyerahkan kunci rumah kepada Sekretaris Dinas Perumahan dan Lingkungan Hidup Pemkab Pegunungan Arfak yang didampingi masyarakat pemilik rumah khusus di Kampung Sisrang, Distrik Anggigida. (Foto: Imran/klikpapua)
PEGAF,KLIKPAPUA.COM Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat menyerahkan 20 unit Rumah Khusus (Rusus) kepada warga Kampung Sisrang, Distrik Anggigida.
Rumah tipe 36 yang diserahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui dana APBN tersebut langsung diserahkan Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat, di lokasi proyek Kampung Sisrang Distrik Anggigida pada 24 April lalu.
Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Papua Barat, Phiter Pakabu, ST.,M.Si didampingi Sekretaris Dinas Perumahan dan Lingkungan Hidup dalam sambutan menjelaskan, program penyediaan bantuan rumah khusus ini dikerjakan mulai akhir bulan Desember 2019 dan selesai pada pertengahan Februari 2020 oleh kontraktor pelaksana CV. Pilar Atma Sampurna serta diawasi oleh Konsultan Pengawas PT. Papua Muda Konsultan selama 3 bulan.
“Puji syukur, akhirnya pekerjaan telah dilaksanakan sesuai target dan jadwal. Sebulan lalu sudah mau serah terima aset rumah, hanya saja sempat terkendala merebaknya Covid-19 yang melanda seluruh dunia bahkan Indonesia dan khususnya di Provinsi Papua Barat. Oleh karena itu, serah terima seluruh aset rumah baru dapat diserahkan hari ini kepada masyarakat,” beber Phiter dihadapan masyarakat pemilik rumah.
Pesan Menteri PUPR, kata Phiter agar aset bangunan rumah yang sudah diserahkan beserta kelengkapannya agar dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh warga. Adapun kekurangan seperti listrik, kedepan agar Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup dapat membantu proses ketersediaannya. Karena jaringan listrik dalam rumah sudah disiapkan oleh kontraktor pelaksana.
Ditambahkan Kasatker, sebelum dilakukan serah terima aset rumah khusus ini, pihaknya telah menurunkan tim pemeriksa untuk mengecek kelengkapan dan kekurangan pekerjaan. “Apakah rumah ini ada pintu atau tidak. Ada jendela atau tidak, ada kamar mandi atau tidak. Plafon terpasang atau tidak, sehingga semua prasyarat yang tertuang dalam RAB harus disediakan kontraktor sebelum diserahkan ke masyarakat,” pungkasnya.
Serah terima kunci rumah layak huni ini juga aku Phiter, wajib melihat berbagai aspek di antaranya keamanan kontruksi rumah dan melihat sisi sanitasi berupa ketersediaan ventilasi dan kelayakan kamar mandi serta kecukupan ruang. “Bantuan rumah khusus ini sesuai standar PUPR yaitu terdiri dari 2  kamar tidur, 1 kamar mandi dan ruang keluarga. Mudah-mudahan kedepan kabupaten Pegunungan Arfak akan mendapatkan bantuan lain. Salah satu bantuan dimaksud untuk tahun 2020 adalah bantuan Rumah Swadaya atau program PSPS (Program Stimulan Perumahan Swadaya) sebanyak 71 unit. Yang pasti bantuan Kementerian PUPR ini dikhususkan untuk masyarakat,” akunya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup Pemkab Pegunungan Arfak,  Anton Menyohu, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan dari masyarakat beserta Pemda Kabupaten Pegunungan Arfak kepada Menteri PUPR, Dirjen Rusus dan Rusun Kementerian PUPR serta Kasatker SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat maupun kontraktor dan konsultan. “Saya banyak berterima kasih kepada bapak semua. Karena sekarang saya punya masyarakat di Kampung Sisrang sudah bisa tinggal di rumah layak huni. Semoga tahun 2021 Bapak Menteri PUPR dapat memberikan bantuan rumah khusus lagi sesuai proposal yang kami ajukan yaitu sebanyak 40 unit di Distrik Anggigida,” pesannya.
PPK Rumah Susun dan Rumah Khusus SNVT Penyediaan Perumahan Papua Barat, Ferry Moya, ST menyampaikan program bantuan rumah khusus atau Rusus ini merupakan bantuan pemerintah pusat melalui Dirjen Perumahan dari dana APBN. Bantuan rumah mengacu proposal yang diajukan masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Pegunungan Arfak.
“Program bantuan rumah khusus diberikan kepada masyarakat di daerah pedalaman sebagai program rumah layak huni dan program seribu rumah yang digalakkan Presiden Jokowi,” pungkas Ferry. (buy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.