Sudah Beri Lapangan Kerja dan Rasa Aman, Kompleks Nelayan Dukung Mawar 100%

0
115
Calon Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran melakukan kampanye di kompleks nelayan Raipawi, Kampung Abreso, Distrik Ransiki, Sabtu (24/10/2020).(Foto: Andi/klikpapua)
MANSEL,KLIKPAPUA.com–Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manokwari Selatan, Markus Waran-Wempi Welly Rengkung dinilai telah memberikan bukti. Penilaian ini disampaikan warga kompleks nelayan saat calon bupati petahana melakukan kampanye terbatas di Kampung Abreso, Distrik Ransiki, Sabtu (24/10/2020).
Warga Raipawi, Yulius Kaberi di hadapan calon Bupati Mansel Markus Waran dan anggota partai koalisi mengatakan, periode pertama calon Bupati Mawar telah menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat dengan merekrut tenaga honorer.
Selanjutnya, untuk periode kedua, mereka berharap agar pesisir pantai dibangunkan talut batu tahu, sehingga tidak terjadi abrasi.
Erensina Kerewai, warga setempat, menambahkan, kepemimpinan Mawar pada periode pertama sudah memberi rasa aman bagi warga. Hanya saja orang mabuk masih ada, agar kedepan dapat ditertibkan.
H.Syamsul Sami, anggota Partai Nasdem saat melakukan orasi mengatakan, pencapaian “Mawar” pada periode pertama adalah terjalinnya keamanan di Mansel. Ini dapat dilihat saat peristiwa Surabaya, hampir seluruh kabupaten di Papua dan Papua Barat melaksanakan unjuk rasa, tetapi di Mansel aman-aman saja.  “Kenapa bisa aman, karena pemimpinnya sangat tanggap, karena bagi Mawar adalah kedamaian dan ketentraman masyarakat merupakan hal utama, supaya  roda pemerintahan berjalan baik dan perputaran ekonomi berjalan lancar,”tuturnya.
Lebih lanjut, Syamsul menerangkan, bahwa pasangan Mawar di periode pertama lebih melihat peningkatan SDM, karena untuk membangun infrastruktur, dibutuhkan SDM. Warga kompleks nelayan pun antusias meneriakkan siap 100% untuk Mawar saat ditanya oleh Syamsul Sami.
Markus Waran usai menerima aspirasi menyampaikan, tujuan dari perekrutan honorer adalah supaya perputaran ekonomi berjalan dengan baik. Bagi pencaker yang belum terakomodir, Markus ingatkan jangan takut bagi yang sudah tes tetapi tidak lolos. “Nama kalian sudah tercatat. Bagi mereka yang sering mabuk, stop mabuk, karena orang mabuk tidak bisa bangun Manokwari Selatan,” tegasnya. (eap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.