Rencana Dinkes Benahi PKM Ransiki Didukung DPRD

0
312
H Syamsul Sami, Ketua Fraksi Nusantara DPRD Manokwari Selatan. (klikpapua.com)

MANSEL,KLIKPAPUA.COM– Ketua Fraksi Nusantara DPRD Manokwari Selatan, H. Syamsul Sami mendukung rencana Dinas Kesehatan setempat melakukan perhatian yang lebih serius ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Distrik Ransiki.

Sebagai pusat layanan yang ada diibukota kabupaten, Puskesmas Ransiki diharapkan terus berbenah untuk memberikan layanan maksimal seiring perkembangan daerah.

Syamsul Sami mengakui bahwa kebutuhan kesehatan di ibukota Manokwari Selatan tentunya akan selalu meningkat. Oleh sebab itu petugas yang ada di Puskesmas Ransiki harus dibekali dengan pengalaman dan pemahaman bagaimana berpacu dengan pertumbuhan daerah ini dari sisi pelayanan.

“Saya sangat mendukung apa yang disampaikan kepala dinas bahwa akan melakukan evaluasi guna memberikan perhatian yang lebih serius di Puskesmas Ransiki, sebab belakangan pelayanan di puskesmas ini tertinggal jauh dari kebutuhan kesehatan. Evaluasi harus segera dilakukan untuk mengukur apakah pelayanan yang merosot atau kebutuhan yang memang meningkat jauh,” katanya.

Pada kesempatan itu, Syamsul yang juga merupakan Ketua Kerukunan Keluarga Sulawasi Selatan (KKSS) Distrik Ransiki menyampaikan bahwa akan menyampaikan beberapa catatan masukan dari masyarakat ke Dinas Kesehatan dan juga kepada bupati terkait layanan di Puskesmas Ransiki.

Menurutnya hal tersebut merupakan salah satu bentuk dukungannya untuk secepatnya dilakukan evaluasi.”Seperti pelayanan mobil ambulance, mobil jenazah, serta pelayanan di ruang rawat puskesmas sendiri, untuk mendorong peningkatan pelayanan di Puskesmas Ransiki ini memang harus dilakukan oleh semua pihak, karena kalau tidak dirembuk oleh semua pihak terkait kayaknya agak sulit, sebagai bukti masukan dari kami anggota dewan beberapa lalu pun tidak direspon cepat oleh pihak puskesmas,” katanya. (st/bm)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.