Kepala BKAD Mansel: Sistem CMS SP2D Tinggal Menunggu Kesiapan Ruangan

0
126
MANSEL,KLIKPAPUA.com— Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Jacob Ayami Seba menyebut Pelayanan Cash Management System (CMS) Online tinggal menunggu kesiapan ruangan di BKAD.
Hal itu diutarakan Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Jacob Ayami Seba, Senin (17/1/2022) saat ditemui awak media di kantor Bupati Manokwari Selatan.
Disampaikan Jacob Ayami Seba, sistem CMS sebenarnya sudah bisa digunakan, hanya saja ruangan belum siap. Untuk itu, dirinya tinggal menunggu kesiapan ruangan baru sistem CMS mulai digunakan.
Kata Ayami Seba, dirinya sudah siapkan 4 operator di BKAD. “Kami tinggal tunggu alat-alat, kalau sudah masuk baru mereka dilatih terlebih dahulu, setelah mereka terbiasa baru kita jalankan,”katanya.
Ditanya kesiapan fasilitas, disampaikan, untuk fasilitas sudah mereka anggarkan dalam anggaran BKAD tahun 2022.  “Jadi, kami tunggu mereka siapkan sistem sama vendor untuk penataan ruangannya, kami siapkan peralatannya,” ungkapnya.
Saat ditanya terkait keunggulan sistem CMS, Kepala BKAD Mansel, Jacob Ayami Seba, mengutarakan, keunggulan daripada CMS secara langsung bisa terhubung dengan SIPD, sehingga mempermuda dalam bekerja, dan dapat mempermudah dalam pengawasan.
Sebelumnya, Kepala Cabang Bank Papua Manokwari Selatan, Christin Worumboni, mengutarakan, penggunaan Cash Management System (CMS) online  bertujuan  untuk mempermudah pelayanan di Pemda, dan dapat mengurangi resiko dalam penyaluran SP2D selama ini di proses.
Dengan adanya CMS online ini, kedepannya pemerintah daerah akan menindak lanjuti itu sendiri dalam proses penyaluran SP2D. “Dimana tadinya mereka harus membuat SP2D, siapkan dan antar di bank dan kita proses di sini. Sesudah berjalannya CMS ini nanti, semua akan di proses oleh mereka sendiri  sehingga tanggung jawab kami di Bank Papua sebagai pembayar dan ada pelaporan yang kita harus buat untuk melaporkan ke Pemda,” tutupnya. (eap)
 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.