Kantor Samsat Mansel Mulai Dibangun, Ini Harapan Gubernur Dominggus

0
78
Bupati Mansel, Markus Waran meletakkan batu pembangunan Kantor Samsat di Oransbari, setelah Gubernur. (Foto: Andi/klikpapua)
MANSEL,KLIKPAPUA.com—Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama Bupati Manokwari Selatan Markus Waran dan Wakil Bupati Wempi Rengkung meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Samsat Manokwari Selatan di Kompleks Erlangga, Kampung Muari, Distrik Oransbari,Kabupaten Manokwari Selatan, Jumat (23/4/2021).
Gubernur Dominggus Mandacan mengatakan, Pemerintah Papua Barat menyediakan sarana pelayanan kesamsatan di Kabupaten Manokwari Selatan sebagai upaya untuk mengakomodir pembangunan bidang pendapatan di Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari Selatan.
 Disamping pemenuhan fungsi pemerintah selaku penyelenggara Negara dalam kewajiban memenuhi sarana prasarana penyediaan kantor samsat, juga merupakan upaya kemudahan pelayanan pajak dengan wajib pajak untuk Kabupaten Mansel dan sekitarnya yang selama ini dilayani Samsat Manokwari.
Gubernur berharap, dengan ketersediaannya Kantor Samsat di Mansel para wajib pajak terlayani dengan baik, mudah dan tepat waktu. Ini dilakukan guna memenuhi tuntutan pelayanan publik sebagaimana amanat UU tentang Penyediaan Sarana Pelayanan yang nyaman untuk mewujudkan proses pelayanan yang berkualitas dan prosedur jelas waktu yang cepat dan tepat dengan biaya yang pantas.
“Tentunya tuntutan ini berkembang seiring perkembangan, kesadaran bahwa setiap warga Negara dalam kehidupan bernegara dan berbangsa yang demokratif memiliki hak melayani, maka ada hak kewajiban kita selaku penyelenggara pemerintah dan penyelenggara pelayanan publik memberikan pelayanan sesuai yang diharapkan masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Papua Barat Charles Hutauruk dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari pembangunan Kantor Samsat Mansel adalah dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Mansel.
“Diketahui bersama, Kantor Samsat memberikan pelayanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor pembayaran pajak atas kendaraan bermotor dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalulintas dan angkutan jalan secara terintegrasi dan terkoordinasi dengan cepat, tepat, transparan, akuntabel dan informatif,” katanya.
Lebih jauh dijelaskan, bahwa pembangunan Samsat Mansel ini sudah direncanakan sejak tahun 2018 dan memang didorong serta terinspirasi dari arahan Gubernur untuk dimulai membangun dari daerah dukungan dari ibukota seperti di Kabupaten Mansel.“Sebagai daerah dukungan dan memang kebetulan Mansel juga belum ada kantor samsat, karena selama ini pelayanannya kami masih menggunakan mobil keliling untuk berikan pelayanan di Mansel,”katanya.
Dengan dibangunnnya Kantor Samsat di Mansel ini, nantinya juga untuk mencover wilayah Pegunungan Arfak. “Sudah kita rencanakan 2018 dan gambarnya sudah kita desain 2019 dan menganggarkan di tahun 2020, namun karena situasi pandemi dan kebijakan penganggaran sehingga kita lakukan reforcusing dan kita tunda penganggaran dan pelaksanaannya di tahun 2020 dan kami anggarkan kembali di tahun 2021 dengan dukungan serta dorongan dari Gubernur,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Kantor Samsat Mansel akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dibangun dengan gedung utama dan diharapkan jika sudah ada gedung utama, sudah bisa diuji coba untuk operasi diawal tahun 2022. Setelah itu baru masuk tahap kedua untuk dibangun sarana penunjang.
Untuk tanah Samsat Mansel, merupakan hibah dari Pemda Mansel. Luas bangunan kantor Samsat Mansel direncanakan panjang 55 meter dengan lebar 30 meter. “Harapan kami untuk pembangunan kantor Samsat di Mansel, dapat lebih mengoptimalisasi pendapatan daerah. Karena diselenggarakan di kantor samsat dan registrasinya di Samsat Mansel sehingga bagi hasilnya juga akan berpengaruh terhadap pendapatan di Mansel. Semoga pembangunan kantor Samsat Mansel dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan wajib pajak dan tidak terkena denda administrasi, karena jauhnya jangkauan membayar jika di Manokwari,” tuturnya.
Wakil Bupati Wempi W Rengkung mengatakan mewakili Bupati Mansel selaku pemilik hak ulayat, secara resmi menyerahkan hibah tanah yang akan digunakan oleh kantor samsat. Selanjutnya jika kantor ini pembangunannya selesai dan beroperasi, maka secara resmi nantinya akan menjadi aset Pemerintah Provinsi Papua Barat yang berada di Mansel.
Selanjutnya, dikatakan, bahwa pembangunan di Kabupaten Mansel tidak semua dilaksanakan secara khusus, tetapi lewat Pemda Provinsi Papua Barat selalu mendapat dukungan dari gubernur, seperti halnya hari ini dilakukan peletakan batu pertama sebagai tanda pembangunan kantor Samsat di Mansel telah dimulai. “Kami ucapkan terima kasih terhadap perhatian Gubernur dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Papua Barat yang mana hari ini telah memberikan satu bangunan bagi Kabupaten Mansel, dalam perkembangannya dibidang penyelenggarahan pemerintahan pembangunan dan pembinaan masyarakat yang ada di Kabupaten Mansel,”tutup Wempi. (eap)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.