Ini Pesan Bupati Waran Kepada 169 Siswa Infanteri Dikjurta Abit Dikmata PK TNI-AD Gel I TA 2020 

0
118
MANSEL,KLIKPAPUA.com–Sebanyak 169 siswa Dikjurta Abit Dikmata PK TNI AD gelombang I tahun anggaran 2020 mengikuti tradisi pembaretan di Pantai Raipawi- Abreso, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Rabu (20/1/2021).
Bupati Mansel, Markus Waran didepan para siswa prajurit infanteri mengatakan, atas nama pribadi dan pemerintah daerah serta mewakili semua orangtua siswa dan seluruh warga Papua Barat menyampaikan selamat dan sukses kepada adik-adik sekalian yang sudah menempuh pendidikan Infanteri selama lima bulan di Kodam XVIII Kasuari dengan baik. “Sehingga hari ini mendapat pembaretan sebagaimana tradisi-tradisi sebelumnya. Terima kasih, sukses untuk semua dan Tuhan memberkati untuk karier selanjutnya,” tuturnya
Dikatakan bupati dari 169 siswa prajurit infanteri yang melaksanakan pembaretan, sesuai informasi dari Danrindam, ada 53 orang yang nantinya akan mengikuti pendidikan selanjutnya di Kostrad. Ini berdasarkan kunjungan kerja tim Kostrad ke Rindam XVIII/ Kasuari dan mereka meminta sebanyak 53 orang untuk nanti dibina dan dilatih menjadi pasukan elitnya indonesian.
“Saya mau pesan kepada semua, kesempatan yang Tuhan sudah berikan ini,  tidak semua anak-anak dan pemuda yang ada di Tanah Papua Barat bahkan Indonesia yang mereka bercita-cita jadi TNI mendapat kesempatan yang sama seperti kalian. Sebab itu, bagi kalian yang mendapatkan kesempatan lolos dan dilatih hingga saat ini melaksanakan pembaretan harus bersyukur atas berkat nafas kehidupan dan karier itu harus kita syukuri,”ujarnya
Oleh karena itu, Bupati berpesan untuk selalu dekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Niscaya dalam tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara, abdi masyarakat untuk memproteksi NKRI tetap satu, maka Tuhan akan melindungi kalian sekalian,”imbuhnya.
“Setelah pulang, dan kembali ke tempat bahkan yang melanjutkan pendidikan, agar tetap mengingat apa yang sudah disampaikan oleh pelatih, camkan itu dan pegangan sebagai satu ilmu yang berharga untuk menghadapi masyarakat ataupun menghadapi siapa saja. Lakukan itu sebagai prajurit yang korsa kesatria dengan tetap disiplin santun maka rakyat  melihat TNI, rakyat tidak takut, tetapi salut dan menghargai  karena kalian semua ini  nantinya akan memagari NKRI,” tuntas Bupati.(eap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.