BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kematian Melalui Wabup Mansel

0
173
Deputy Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Banuspa, Deni Yus Yulian menyerahkan santunan kepada Wakil Bupati Manokwari Selatan yang dilanjutkan kepada ahli waris almarhum Lea Ainusi, Senin (10/8/2020) di ruang kerja Wabup. (Foto: Ist/klikpapua)
MANSEL,KLIKPAPUA.COM– Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Manokwari menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris dari almarhum Lea Ainusi, salah satu tenaga honorer DPKAD Kabupaten Manokwari Selatan.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Deputy Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Banuspa (Bali,Nusa Tenggara dan Papua), Deni Yus Yulian kepada Wakil Bupati Manokwari Selatan, Wempi Welly Rengkung, Senin (10/8/2020) di ruang kerjanya. Dalam penyerahan itu, turut serta Sekda Mansel, dr.Hengky V Tewu bersama ahli waris, yang merupakan keluarga almarhum Lea Ainusi.
Ahli waris menerima santunan sebesar Rp 42 juta, berupa santunan kematian Rp 20 juta, biaya pemakaman Rp 10 juta dan santunan berkala Rp 12 juta.
Wakil Bupati Mansel Wempi Welly Rengkung mengucapkan terima kasih kepada Deputy Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Banuspa yang sudah hadir di Kabupaten Manokwari Selatan dalam rangka tugas. Dalam sambutan singkat, Wempi sedikit memberikan gambaran terkait Kabupaten Manokwari Selatan, yang baru akan memasuki tahun ke delapan. “Saya dan pak bupati terpilih di tahun 2015, akan mengakhiri tugas tahun 2021 pada bulan Februari. Dan akan mengikuti pilkada lagi pada Desember.”
Kabupaten Manokwari Selatan baru memiliki enam distrik, kedepan akan dikembangkan menjadi 18 distrik, kampung yang baru 47 akan dimekarkan menjadi 198. “Embrionya sudah ada, tapi peraturan yang masih harus kita sesuaikan. Sehingga kalau pak (Deni Yus Yulian, red) melihat sepertinya kecamatan kecil. Ya daerah ini memiliki daerah yang cukup luas, tapi perlu pemekaran-pemekaran, yang secara bertahap kami jalani. Mudah-mudahan kedepan kita semakin mantap, dan kesejahteraan masyarakat bisa semakin baik,” jelasnya.
Menurut Wempi, Mansel yang masih baru ini masih dalam tahap berkemas, untuk mengejar ketertinggalan, agar dapat sejajar dengan daerah-daerah lain yang lebih dulu di mekarkan. “Situasi kantor kami masih seperti yang ada. Tentu membutuhkan pembiayaan dan tahapan-tahapan pembangunan yang sesuai dengan kemampuan daerah. Pernah ada kantor, tapi kami hibahkan untuk TNI, sehingga kita harus menunggu pembangunan yang baru,” jelasnya.
Deputy Direktur BPJS Ketenagakerjaan wilayah Banuspa, Deni Yus Yulian mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan terkait program BPJS Ketenagakerjaan di daerah ini.
“Sebagai daerah yang baru dimekarkan delapan tahun lalu, tentu kesejahteraan menjadi visi misi dari pak bupati dan wakil bupati.Posisi kami satu pilar untuk mensejahterakan masyarakat, adalah jaminan sosial. Ketika ketika kita bicara jaminan sosial, kita bisa melindungi selalu aspek masyarakat, karena konsepnya gotong royong. Mereka yang sehat membantu yang sakit. Mereka yang penghasilan tinggi membantu yang berpenghasilan rendah. Mereka yang muda membantu yang tua. Ketika konsep ini berjalan baik, maka pilar buat masyarakat, bisa terwujud, salah satunya adalah memberikan jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja,masyarakat yang ada di Manokwari Selatan,” jelasnya.
Menurut , Deni Yus Yulian, dengan wujud keikutsertaan seluruh honorer di Pemkab Mansel untuk mendapat jaminan sosial, maka itu adalah wujud komintmen pemerintah daerah, yang menjadi anugrah bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk berbuat lebih baik untuk Manokwari Selatan. (bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.