Warga Sanggeng RT1/RW 6 Siap Menangkan HEBO di Pilkada 9 Desember

0
40
Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou foto bersama pendukungnya di RT1/RW 6, Kelurahan Sanggeng. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou disambut bak seorang bupati. Hermus yang berjalan kaki memasuki wilayah Sanggeng RT1/RW 6, diiringi suling tambur disambut dengan prosesi masorandak (pembasuhan kaki).
“Kami tidak akan melawan arus, kami akan mengikuti arus, kami warga Sanggeng Tengah siap mendukung bapak pada 9 Desember ,“ ujar Obeth Warikar, Selasa (18/11/2020).
Namun jika telah duduk menjadi bupati, Obeth Warikar meminta agar aspirasi warga menjadi perhatian. Dimana saat ini rumah-rumah yang mereka tempati tidak memiliki sertifikat yang sah. “Jangan sampai kami ini dipindahkan karena tidak memiliki sertifikat rumah, sumur-sumur kami juga terkena pencemaran minyak, masalah itu hingga saat ini tidak selesai,” jelasnya.
“Ketika anggota DPRD Ibu Warikar datang, saya sampaikan kami sekeluarga dan warga lainnya mendukung pasangan HEBO, karena Bapak Hermus adalah orang yang memenangkan Provinsi Papua Barat yang masuk di dalam tim 315. Bapak tolong perhatikan aspirasi kami karena kami hingga saat ini belum bisa tidur tenang karena status tanah ini hingga saat ini belum jelas. Saya yakin bapak yang akan mengatur kami yang berada di Manokwari,” sambungnya.
Lanjut dia, warga Sanggeng menyerahkan aspirasi untuk disampaikan kepada HEBO, untuk memperhatikan warga Sanggeng. “Kami warga Sanggeng dibilang anak nakal, zona merah, tetapi tidak seperti itu. Kami didalam satu rumah ada terdapat 10 KK dan tidak mempunyai rumah yang jelas, sehingga nantinya kalau ada transmigrasi, kalau bisa bawa kami sebagai anggota transmigrasi lokal,” harao Obeth Warikar.
Sementara Hermus Indou yang menerima aspirasi warga mengatakan, dirinya bersama Edi Budoyo dan anggota DPRD Manokwari, khususnya 19 anggota DPRD dari 8 partai politik, berkomitmen untuk terus memperjuangkan dan merealisasikan aspirasi seluruh warga Sanggeng.
“Kiranya apa yang kita perjuangkan bersama-sama menjadi kenyataan , saya anak Papua yang sama kaya bapak/ibu, bapak/ibu adalah diri saya sendiri dan saya adalah bapak /ibu, kalau saya sampai tidak bisa memperjuangkan ini maka sama saja saya menyangkal diri saya sendiri. Kita orang Papua wajib membangun harga diri kita ditengah-tengah tanah ini, kita tidak perlu tergusur oleh apapun, kita harus pastikan eksistensi kita tetap ada di tanah kita sendiri,” tegas Hermus.(aa/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.