Wagub Ajak Masyarakat Papua Barat Bersiap Jalani ‘New Normal’

0
319
Wakil Gubernur Papua Barat,Mohamad Lakotani. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Dengan adanya ‘New Normal’ yang rencana diberlakukan pada 1 Juni 2020 mendatang, Wakil Gubernur Papua Barat,Mohamad Lakotani mengajak masyarakat untuk siap mengikuti perubahan di masa pandemic Covid-19.
“Memang sudah ada peraturan Menteri Kesehatan yang sudah ditanda tangani, dan suka tidak suka kita semua akan sampai ke sana. Kita di Papua Barat harus menyiapkan diri menghadap  ‘New Normal’, hidup secara bersahabat dengan Corona,”  tutur Wagub ketika ditemui di kediamannya, Kamis (28/5/2020). Meski demikian, Wagub akui belum paham maksud hidup bersahabat bersama Corona. “Itu seperti apa, saya juga belum mengerti,” jelasnya.
Namun karena sudah merupakan amanat undang-undang, sehingga kata Wagub, Papua Barat tetap harus bersiap diri.  “Tentu dalam konteks itu ada langkah yang disiapkan pemerintah, hal ini disiapkan secara teknis oleh gugus tugas yang dibentuk oleh pemerintah,” ungkap Wagub.
“Misalnya untuk keluar masuk wilayah, penumpang harus patuhi protokol kesehatan yang sangat ketat. Orang yang akan berangkat tidak sekedar membawa surat keterangan sehat melainkan disertakan surat pemeriksaan rapid test, baru bisa melakukan perjalan menggunakan pesawat maupun kapal laut,” sambungnya.
Lanjut Wagub mengatakan, imbauan-imbauan akan tetap intents dilakukan, misalnya anjuran cuci tangan secara teratur, menggunakan masker, tidak melakukan pertemuan-pertemuan  yang menghadirkan masa dalam jumlah banyak. “Saya kira ada sejumlah aturan-aturan yang harus diikuti dan dipatuhi oleh masyarakat, semua itu dimaksudkan untuk kebaikan  kita semua,“ tuturnya.
Konsekwensi dari kebijakan, menurut Wagub, ada pandangan, pendapat dan opini yang terasa membingungkan,  namun semua itu harus dilewati. “Tidak mungkin kita semua harus bekerja dari rumah, kinerja kita beberapa waktu ini menunjukkan trend yang kurang memuaskan, ekonomi kita juga menunjukkan trend yang mengalami penurunan yang signifikan, kemudian aktivitas-aktivitas  lainnya juga secara langsung berdampak terhadap pendapat masyarakat, sehingga ini bagian daripada  upaya bagaimana kehidupan kita kembali normal,” kata Wagub.
Dalam program ‘New Normal’ peribadatan  juga masuk dalam agenda, meski diberikan kelonggaran, tetapi tentu memperketat protokol kesehatan di setiap  tempat ibadah.(aa/bm)
Editor: BUSTAM
SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.