RSUD Manokwari Rekrut 10 Tenaga Medis untuk Ruang Isolasi Covid-19

0
77
Direktur RSUD Manokwari,dr.Jodi Kairupan. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM- RSUD Manokwari merekrut tenaga medis untuk ruang isolasi Covid-19. “Beberapa waktu lalu memang kami membuka pendaftaran rekrutmen tenaga medis untuk ruang isolasi COVID-19 sebanyak 10 orang,” kata Direktur RSUD Manokwari, dr.Jodi Kairupan saat ditemui di ruang VIP Kantor DPRD Manokwari, Rabu (25/3/2020).
Menurut dr Yodi rekrutmen tenaga untuk ruang isolasi dilakukan karena yang biasa menjaga ruang penyakit dalam dan sebagainya, mereka enggan digeser ke ruang isolasi. “Mereka menyampaikan ada anak, daya tahan tubuh kurang bagus dan lain-lain. Mereka punya hak untuk menolak dan mereka punya hak untuk menjaga diri mereka,” ungkapnya
Perekrutan yang saat ini dilakukan diambil dari tenaga kerja yang dulunya diistirahatkan karena  belum memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). “Karena semua perawat di rumah sakit yang terakreditasi harus memiliki STR, jika tidak memiliki STR maka rumah sakit akan di denda Rp 300 juta,” katanya.
Namun karena darurat, meskipun belum memiliki STR mereka tetap diterima, untuk membantu di ruang isolasi Covid-19. “Sudah ada 10 orang  tenaga  yang kita tempatkan di ruang isolasi ditambah dengan 6 orang pertama, sehingga jumlah keseluruhan untuk petugas di ruang isolasi ada 16 orang,” ujarnya sembari mengatakan, sistem shift berlaku.
Ditambahkan Yodi, pemda memberikan  intensif bagi mereka Rp 500 ribu setiap kali jaga. Namun ada juga intensif yang akan diberikan dari pusat, tetapi hingga saat ini belum ada petunjuk yang diterima RSUD Manokwari. “Mereka juga akan mendapatkan asuransi tenaga kerja,” terangnya.(aa/bm)

Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.