Polda PB Canangkan Kampung Manu Yaba Nonti Aimasi, Gubernur Harap Jadi Motivasi Bagi Kampung lain

0
324
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing dan Forkopimda Kabupaten maupun Provinsi Papua Barat mencanangkan Kampung Manu Yaba Nonti Aimasi sebagai kampung Tangguh Berdikari di Kabupaten Manokwari, Sabtu (27/6/2020). (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI, KLIKPAPUA.COM- Polda Papua Barat lakukan pencanangan Kampung Manu Yaba Nonti Aimasi sebagai Kampung Tangguh Berdikari di Kabupaten Manokwari. Peluncurannya dilakukan oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing dan Forkopimda Kabupaten maupun Provinsi Papua Barat di SP-3, Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, Sabtu (27/6/2020). Pencanangan tersebut dilakukan dalam rangka menuju tatanan Era New Normal Covid-19 di Provinsi Papua Barat.
Gubernur mengapresiasi program kerja Polda Papua Barat menuju masa transisi New Normal. Pencanangan tersebut dilakukan serentak di 12 Kabupaten dan 1 Kota di wilayah hukum polres masin-masing di Provinsi Papua Barat.
Menurut Gubernur setelah melakukan peninjauan di kebeberapa tempat, dirinya melihat penerapan protol kesehatan di Kampung Aimasi sangat baik dan siap. “Kita lihat tadi semua gang dijaga petugas,  disediakan sabun cuci tangan, air bersih bahkan disediakan juga disetiap depan rumah masyarakat. Sebelum masuk ke gang setiap orang harus periksa suhu tubuhnya,” ungkap Dominggus saat ditemui  usai meninjau kesiapan Kampung Aimasi.
Dikatakan Gubernur, bahwa penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Kampung Aimasi berharap terus dipertahankan dan dimaksimalkan, dan kampung tersebut akan menjadi kampung percontohan bagi kampung lain yang ada di wilayah Provinsi Papua Barat, lebih khusus Kabupaten Manokwari. “Saya harapkan melalui program Polda Papua Barat untuk mencanangkan Kampung Tangguh Berdikari di semua kabupaten/ kota menjadi motivasi bagi kampung lain di Papua Barat,” harap Gubernur.
Lebih lanjut Gubernur mengimbau  kepada semua pemerintah kampung agar menggunakan dan memaksimalkan dana bantuan desa, karena tidak hanya untuk ketahanan pangan dan penguatan ekonomi, keamanan, tetapi juga untuk penanganan Covid-19.
Sementara Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing menyampaikan, kampung  Aimasi dicanangkan sebagai Kampung  Manu Yaba Nonti Aimas karena sudah memenuhi tiga kriterial dalam hal kesiapan ketahanan pangan, kesiapan kesehatan terkait Covid-19 dan juga ketahanan keamanan.
Dengan adanya Covid -19, kata Kapolda, telah berpengaruh terhadap aspek kehidupan, antara lain, sektor ekonomi, sosial budaya ataupun kebiasaan-kebiasaan lainnya. “Yang berubah saat adanya wabah Covid-19, dan perubahan tersebut dikenal dengan New Normal,” tuturnya.
Lebih lanjut Kapolda menyampaikan dengan adanya New Normal masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat baik di dalam rumah maupun berada di area publik. “Penerapan New Normal ini kita semua dituntut bersama-sama untuk  berkomitmen  untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, sehingga dibutuhkan kesadaran dan peran serta seluruh masyarakat, kita mulai dari  lingkup kampung dan warga itu sendiri,” jelasnya.
Launcing Kampung Berdikari Aimasi ini sesuai dengan kearifan masyarakat lokal dengan menggunakan bahasa hatam ‘manu Yaba Nonti’ Aimasi. Yang merupakan awal kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat terkait protokol kesehatan. Kebiasaan karakteristik sangat penting untuk mewujudkan.”Kampung Aimasi Distrik Prafi merupakan file project atau percontohan kampung yang dapat menerapkan persyaratan-persyaratan dalam new normal dengan disiplin dan mandiri guna memutus mata rantai Covid-19, ” tuturnya.
Masyarakat di Kampung Aimas memahami bagaimana mengantisipasi penyebaran Covid dengan menerapkan protokol kesehatan. Aimasi telah siap menuju new normal, menjadi pemicu bagi kampung lainnya di wilayah Kabupaten Manokwari. “Untuk dapat melakukan kesiapan, tindakan-tindakan awal terkait upaya pencegahan Covid-19, kesiapan kesehatan meliputi kesiapan tenaga medis peralatan dan penanganan tahap awal terkait Covid, Manu Yaba Nonti juga sudah memiliki tempat isolasi dan observasi dalam penanganan covid-19, ” pungkasnya. Launcing Kampung Manu Yaba Nonti Aimas juga dihadiri Dandim Manokwari, Sekda Manokwari, beserta Forkopimda Kabupaten Manokwari.(aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.