Bupati Kasihiw Launching  Kampung Berdikari Menuju New Normal

0
333
Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw melaunching Kampung Berdikari menuju fase baru atau New Normal, di sawah Jalur 9, Kampung Banjar Ausoy, Distrik Manimeri, Sabtu (27/6/2020). (Foto: klikpapua)
BINTUNI,KLIKPAPUA.COM – Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw melaunching Kampung Berdikari menuju fase baru atau New Normal, di sawah Jalur 9, Kampung Banjar Ausoy, Distrik Manimeri, Sabtu (27/6/2020). Ada dua tempat yang dijadikan Kampung Berdikari yaitu Kampung Banjar Ausoy SP 4, Distrik Manineri, dan Kampung Argosigemerai SP 5, Distrik Bintuni.
Dalam sambutannya Bupati Petrus Kasihiw mengatakan setelah daerah berhasil kendalikan penyebaran Covid-19 dan mampu membantu pasien positif menjadi sembuh seluruhnya, maka pemerintah mulai mengajak masyarakat untuk menuju hidup baru atau new normal.  “Sekarang itu kita cari jalan, agar ekonomi bisa jalan, aktifitas – aktifitas lain bisa jalan, kita juga mengupayakan agar bisa mengendalikan virus corona, kalau kita urus virus corona terus kita bisa lapar,” kata Bupati.
Oleh karena itu, kata Bupati, pemerintah pusat telah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk beraktifitas produktif ditengah pandemi ini. Namun tentunya sesuai prosedur protokoler kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19. Menandai dimulainya hidup new normal di Kabupaten Teluk Bintuni, ada dua kampung yang dijadikan sebagai kampung percontohan yakni Kampung Banjar Ausoy SP 4 dan Kampung Argosigemerai SP 5.
Menurut Bupati Kasihiw dalam persiapannya dua kampung tersebut juga dibantu oleh pihak kepolisian dan TNI.  “Nanti dua tempat ini kita jadikan percontohan kampung berdikari, hidup bersama Covid-19, ekonomi boleh berjalan, orang ke Masjid boleh, orang ke Gereja boleh, tapi tetap mengutamakan protokoler kesehatan,” ujarnya.
Kasihiw berharap mudah – mudahan program ini bisa berjalan sukses. Karena pemilihan dua kampung tersebut tentunya melalui pertimbangan – pertimbangan yang matang. “Saya percaya bahwa kampung ini dipilih melalui suatu indiaktor atau penilaian – penilaian tersendiri, dan didukung dengan aspek yang bisa menghidupkan warga masyarakat disini,” ujarnya.
Bupati berpesan dengan adanya kebersamaan ini, kiranya tetap akan berjalan terus kedepan. Karena pemerintah tidak bisa sendiri, kalau tidak ada dukungan dari masyarakat.
Usai launching, Bupati Petrus Kasihiw, bersama pejabat Forkopimda melakukan panen raya padi dan meninjau rumah Karantina Covid-19, kampung berdikari menuju new normal , Kampung Banjar Ausoy SP 4, di samping balai kampung tersebut. Serta rapat bersama pemerintah provinsi melalui video converence (vicon) di pematang sawah. (at/bm)
Editor: BUSTAM 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.