Pendidikan Ketrampilan Hidup Akan Masuk Muatan Lokal SMA dan SMK di Papua Barat

0
33
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–Pendidikan Keterampilan Hidup (PKH) mendukung remaja untuk mengembangkan dan menggunakan berbagai keterampilan sesuai konteks individu mereka.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Tugas Pembantuan Dinas Pendidikan Papua Barat, Astri Siwalete mengatakan, Pendidikan Ketrampilan Hidup akan dilaksanakan sebagai muatan lokal pada pembelajaran tahun 2022-2023.
“Saat ini payung hukum PKH sedang dibuat, yang akan menjadi dasar pelaksanaan muatan lokal. Dalam PKH nantinya banyak yang akan diajarkan kepada siswa/i SMA dan SMK,” jelas Astri Siwalete ketika ditemui di audotorium PKK, baru-baru ini.
Dikatakan Astri, ada 13 ketampilan hidup yang akan masuk dalam kurikulum muatan lokal, yakni Mengatur Diri Sendiri, Kreatifitas, Berpikir Kritis,Mengambil Keputusan,  Bernegosiasi, Bekerja sama, Menyelesaikan Masalah.
Selanjutnya, Berpartisipasi, Mengelolah Stres dan Emosi; Resilien (Ketahanan), Berempati, Berkomunikasi, dan Menghargai Perbedaan.
“Dalam PKH ini diajarkan yang berkaitan dengan karakter anak, kemudian dengan pelajaran ini memang kami harapkan dapat mengubah perilaku anak atau karakter anak,” ungkapnya.
Menurutnya, untuk mengubah perilaku anak tidak mudah, tetapi dengan belajar ketrampilan hidup diharapkan dapat membantu mereka mengatasi masalah mereka sendiri, sehingga  dapat memutuskan apa yang terbaik bagi mereka.
“Diharapkan tahun 2022 nanti proses pembelajaran PKH  sudah dapat dilaksanakan di sekolah-sekolah, yang gurunya sudah dilatih. Sementara ada 40 guru dari SMA/SMA terdekat yang sudah dilatih yang berada di Rayon Manokwari dan Sorong,” tuturnya. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.