MW KAHMI PB Mengutuk Penyerangan yang Tewaskan 4 Personel TNI

0
96
Koordinator Presidium MW KAHMI Papua Barat, Hasan Makasar
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com— Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Papua Barat mengutuk keras tindakan penyerangan ke Posramil Kisor oleh kelompok bersenjata di Maybrat.  Aksi yang menyebabkan 4 personel TNI gugur, dinilai sebagai upaya kelompok tertentu menganggu suasana kamtibmas di Maybrat yang dikenal aman.
Koordinator Presidium MW KAHMI Papua Barat, Hasan Makasar mendesak aparat mengusut dan mengejar pelaku tindak kekerasan tersebut. Menurut Hasan, tindakan para pelaku tersebut sangat tidak manusiawi. “Kami sangat mengutuk aksi tersebut. Kami berharap aparat segera mengungkap siapa pelaku dibalik aksi penyerangan ini,” ujar Hasan, Jumat (3/9/2021).
Hasan yang baru terpilih pada Muswil III KAHMI beberapa waktu lalu, mengajak semua elemen masyarakat di Papua Barat  turut menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, semua pihak harus terlibat dalam mencitpakan rasa aman di semua daerah di Papua Barat. “Dengan terciptanya rasa aman, membuat masyarakat menjadi tenang. Apalagi kondisi kita sekarang sedang susah dengan adanya pandemi yang melanda,” tambah Hasan lagi.
Putra asal Kabupaten Raja Ampat ini juga mengajak seluruh elemen di daerah ini turut mendoakan agar para prajurit yang gugur dalam inseden tersebut mendapatkan tempat terbaik. “Mari kita bersama sejenak menundukkan kepala. Memberi penghormatan sembari memanjatkan doa bagi putra-putra terbaik yang gugur dalam tugas,” ajak Hasan.
Sebelumnya, dalam insien penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat pada Kamis (2/9/2021) menyebabkan empat personel TNI gugur. Kejadian ini juga membuat sejumlah personel lainnya terluka. Pangdam XVIII Kasuari juga sudah memerintahkan pasukannya mengejar pelaku penyerangan. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.