Masih Baru, FKPT Papua Barat Jalankan Program Jangka Pendek

0
153
Ketua FKPT Papua Barat, H.Musa Kamudi memimpin rapat penyusunan program jangka pendek FKPT Papua Barat, Sabtu (19/3/2022) di Manokwari.
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Pasca dilantik 14 Februari lalu, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Papua Barat akan melaksanakan program jangka pendek. Ini dilakukan untuk mengenalkan keberadaan FKPT di wilayah ini.
“Karena kita dilantik setelah penetapan APBD 2022, sehingga dalam jangka waktu dekat, kita jalankan program jangka pendek dulu. Terutama melakukan audens bersama forkopimda dan instansi terkait,” ujar Ketua FKPT Papua Barat, H.Musa Kamudi, usai memimpin rapat penyusunan program jangka pendek FKPT, Sabtu (19/3/2022) di Manokwari.
Kedepan, kata Musa Kamudi, akan dilaksanakan sosialisasi, pelatihan (workshop) dan dialog menyangkut upaya pencegahan intolaransi, radikalisme dan pencegahan terorisme. “Sudah barang tentu, kita akan masuk ke semua unsur. Kita akan masuk ke kelompok pemuda, agar dapat memberikan pemahaman tentang bahaya radikalisme,” tutur mantan Asisten I Setda Papua Barat ini.
Lanjut Musa Kamudi, program kegiatan tersebut dapat berjalan baik, apabila mendapat dukungan kolaborasi dari berbagai unsur. “Tentunya kita butuhkan arahan dari forkopimda, kedepan langkah-langkah apa yang harus kita lakukan secara bersama-sama. Semua unsur, kompoten kita libatkan. Agar masalah terorisme dan intoleran ini dapat dicegah di Provinsi Papua Barat,” ujarnya.
Dalam kepengurusan FKPT sendiri, tutur Musa Kamudi, berasal dari berbagai komponen, seperti unsur pemerintah,dunia usaha, media, agama, perempuan dan akademisi. “Kita juga akan lakukan audens dengan OPD terkait, misalnya kita sudah audens bersama Kementrian Agama, bagaimana moderisasi keagamaan kedepan harus kita lakukan secara bersama-sama. Juga misalnya dengan pemuda, melalui Ketua KNPI dan para OKP. Lintas agama (FKUB) dan juga media.” (red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.