Langkah Preventif, Basarnas Manokwari Gelar Rakor dan Latihan SAR Gabungan

0
151
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Akhir-akhir ini gempa bumi terjadi di beberapa daerah, termasuk dirasakan di Kabupaten Manokwari. Hal ini menimbulkan kerawanan yang bisa berdampak terjadinya kerusakan hingga mengakibatkan korban jiwa.
Kerawanan ini harus diantisipasi dengan penyediaan layanan jasa pencarian dan pertolongan (SAR). Upaya peningkatan kemampuan personil SAR harus ditingkatkan. Salah satunya melalui Rapat Koordinasi dan Latihan SAR Gabungan yang melibatkan Kantor SAR dan instansi-instansi potensi SAR yang ada di Provinsi Papua Barat, khususnya daerah Manokwari. Demikian Bupati Manokwari dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, Senin (28/6/2021) saat pembukaan Rakor dan Latihan SAR Gabungan tahun 2021 di Manokwari.
Dengan melibatkan instansi berpotensi SAR, lanjut Bupati, maka operasi SAR dapat dilaksanakan secara terkoordinasi dan terencana, sehingga terbangun kesamaan langkah dalam penyelenggaraan operasi yang terpadu dan komprehensif. “Dalam menyikapi tuntutan pelayanan SAR yang semakin tinggi maka badan nasional pencariaan dan pertolongan berupaya untuk membenahi diri  dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangan yang terjadi,” tuturnya.
Pembenahan-pembenahan yang perlu dikembangkan meliputi empat pilar pokok penunjang operasi SAR, yakni peningkatan kompetensi atau kemampuan personil, peningkatan sarana dan prasana SAR, koordinasi yang mantap dengan potensi SAR yang ada di daerah serta manajemen operasi SAR yang efektif. “Semua itu dilakukan dalam upaya mempercepat response time, sehingga diharapkan korban bencana gempa bumi lebih banyak yang terselamatkan,” ujarnya.
Bupati berharp melalui Rakor dan Latihan SAR Gabungan tahun 2021 dapat meningkatkan pelayanan SAR dan kemampuan teknis operasi pencarian dan pertolongan bersama potensi SAR pada bencana gempa bumi di Kabupaten  Manokwari.
Kemampuan teknis dimaksud lanjutnya, dicapai melalui upaya penguatan koordinasi yang saat ini sudah terjalin sangat baik antara kantor pencarian dan pertolongan Manokwari dengan para potensi SAR di Provinsi Papua Barat. “Koordinasi juga digunakan sebagai forum komunikasi serta saling berinteraksi untuk membahas berbagai permasalahan strategis yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas-tugas pencarian dan pertolongan serta penyelamatan khususnya dalam bencana gempa bumi,” tuntasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.