KPU Manokwari Lantik 25 Relawan Demokrasi, Tingkatkan Partisipasi Pemilih

0
79
Ketua KPU Kabupaten Manokwari Abdul Muin Salewe melantik 25 relawan demokrasi. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Ketua KPU Kabupaten Manokwari melantik 25 orang  relawan demokrasi dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manokwari tahun 2020.
Ketua KPU Kabupaten Manokwari Abdul Muin Salewe menyampaikan relawan demokrasi tidak hanya bertugas membantu KPU terkait dengan  meningkatkan partisipasi pemili atau semata-mata bagaimana cara mencoblos yang baik, namun relawan demokrasi saat ini agak berbeda, karena akan bertugas dalam masa pandemi Covid-19.
“Tentu saja dalam perjalanannya nanti dalam hal mensosialisasikan tahapan-tahapan di KPU Kabupaten Manokwari terkait dengan pilkada, teman-teman relawan demokrasi harus memberikan contoh terlebih dahulu terhadap basis-basisnya,” ujar Abdul Muin Salewe, Senin ( 5/10/2020).
Menurut Muin, dengan mensosialisasi protokol kesehatan menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak, akan ada regulasi-regulasi baru, nantinya relawan akan membantu KPU, misalnya nanti pada saat di TPS akan ada perubahan regulasi yang sangat menonjol yang nanti akan diberikan kepada relawan demokrasi untuk bisa disosialisasikan pada basis-basis mereka.
“Yang semula orang datang ke TPS untuk mencoblos, namun sekarang mengajak orang ke TPS wajib menggunakan masker, mereka ada memberi tahu kepada pemilih terkait regulasi. Setelah pelantikan ini nanti kami KPU akan melakukan bimbingan teknis selama dua hari bagi relawan demokrasi sebelum mereka turun ke lapangan,” ungkap Muin.
Sehingga diharapkan bimbingan teknis ini diikuti oleh seluruh relawan demokrasi dengan baik, sehingga hal-hal yang perlu disampaikan oleh basis-basis atau warga Manokwari bisa berjalan dengan baik. Ditambahkan Muin, dimasa pandemi ini diharapkan relawan demokrasi lebih menekankan terkait bagaimana menuju TPS dalam keadaan sehat. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.