Klik Papua dan Dua Media Raih Anugerah Imunisasi 2026, Gubernur: Kesehatan Anak Tanggung Jawab Bersama

0

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Pemerintah Provinsi Papua Barat memberikan penghargaan Anugerah Imunisasi Tahun 2026 kepada sejumlah mitra strategis, di antaranya media daring Klikpapua.com, Oridek News, dan Antara News. Penghargaan ini diserahkan dalam acara Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor sekaligus Pencanangan Gerakan “Ayo ke Posyandu dan Ayo Imunisasi” yang berlangsung di Manokwari, Selasa lalu.

Penganugerahan ini adalah wujud apresiasi atas konsistensi dan dedikasi dalam mengedukasi masyarakat serta mendukung percepatan cakupan imunisasi dan pelayanan kesehatan dasar selama lima tahun terakhir. Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Kesehatan bersama Tim Pembina Posyandu Papua Barat dengan dukungan penuh UNICEF.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. “Keberhasilan pembangunan kesehatan tidak bisa berjalan sendiri oleh pemerintah. Dukungan elemen masyarakat, termasuk media massa, sangat berarti besar,” ujarnya.

Gerakan yang dicanangkan bertujuan memperkuat layanan kesehatan hingga ke tingkat kampung, demi mewujudkan visi Papua Barat Sehat 2030, Papua Emas 2041, dan Indonesia Emas 2045. Gubernur menegaskan imunisasi bukan sekadar pilihan, melainkan hak dasar setiap anak sebagai perisai perlindungan masa depan.

Berbagai langkah strategis pun dipaparkan, Mewajibkan penyusunan Peraturan Bupati agar Posyandu memiliki payung hukum yang kuat; Melengkapi data kependudukan secara akurat hingga tingkat kampung; Memberikan jaminan perlindungan, insentif, dan kesejahteraan bagi para kader Posyandu; Mengembangkan peran Posyandu menjadi pusat pelayanan enam bidang kebutuhan dasar masyarakat, bukan hanya kesehatan; Mengoptimalkan peran PAUD sebagai pintu pemeriksaan kelengkapan imunisasi anak.

Terkait penghargaan kepada media, Perwakilan UNICEF Papua, Aminuddin M. Ramdan, memuji peran strategis insan pers dalam menyebarkan informasi yang benar dan meluruskan berita keliru. “Di balik angka kesehatan ada nyawa dan masa depan anak-anak. Kerja sama kita semua menentukan kualitas hidup mereka,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan tantangan kesehatan yang masih ada — mulai TBC, difteri, campak, kanker serviks, hingga diare dan pneumonia — yang sebenarnya dapat dicegah lewat imunisasi dan pelayanan dasar yang baik. UNICEF berkomitmen terus mendampingi pemerintah daerah agar setiap anak di Papua Barat tumbuh sehat, berdaya, dan tercatat identitasnya dengan benar.(rls/red)

 


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses