Kepala BNPT Lantik 34 Pengurus FKPT se-Indonesia, Termasuk Papua Barat

0
126
Kepala BNPT Boy Rafli Amar melantik 34 pengurus provinsi FKPT, termasuk Papua Barat masa bhakti 2022-2025. (Foto: Ist)
BATU, MALANG,KLIKPAPUA.com—Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol.Dr.Boy Rafli Amar, M.H resmi membuka Rakernas IX Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Hotel Singhasari and Resort Kota Batu, Malang, Senin (14/2/2022) malam.
Selain membuka Rakernas, Kepala BNPT Boy Rafli Amar juga melantik 34 pengurus provinsi FKPT, termasuk Papua Barat masa bhakti 2022-2025.
Khusus Papua Barat, pengurus FKPT yang dilantik, yakni Ketua Drs.H.Musa Kamudi, M.Si, Sekretaris Dr.Edison Ompe,S.Pd,M.Si, Bendahara Andew Valentino Tirony serta Ketua Bidang Agama, Sosial Ekonomi dan Budaya Ida Bagus Putu Chandi.
Pengurus FKPT Papua Barat saat berada di Batu, Malang. (Foto: Ist)
Selain itu, Ketua Bidang Media Massa Hukum dan Hubungan Masyarakat, Bustam ST,  Ketua Bidang Pendidikan dan Pemuda Rizald  Hussein,S.P,M.Si, Ketua Bidang Perempuan dan Anak Adoleina D.Kondologit,S.Th, serta Ketua Bidang Pengkajian dan Penelitian Prof.Dr.Ir.Benediktus Tanujaya,M.Si.
Pelantikan FKPT kali ini juga disebut Boy istimewa karena diresmikan dan dilantik lengkap 34 provinsi dengan terbentuk FKPT Papua dan Papua Barat.
Dalam sambutannya, Ketua BNPT Boy Rafli menyoroti terbentuknya dua FKPT di Papua dan Papua Barat. Ia menilai terbentuk FKPT di tanah Papua bernilai strategis dalam upaya menjaga nilai nilai kemanusiaan, nilai agama dan nilai luhur budaya bangsa Indonesia. “Maka tidak ada tempat bagi teroris untuk melakukan kekerasan ekstrim terhadap sesama warga negara maupun terhadap negara,” katanya.
Karena itu, FKPT merupakan mitra BNPT memiliki peran penting untuk melakukan pencegahan. Apalagi FKPT diisi berbagai latar belakang, di antaranya, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan dari unsur media massa. “Semoga kita bisa bersinergi mencegah dan menghadapi terorisme,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Dr.H.Emil Elestianto Dardak, B.Bus,M.Sc menyampaikan apresiasi atas kinerja BNPT dalam mencegah berkembangnya paham radikalisme, ekstrimisme, dan terorisme.
“Kami merasa terhormat kota wisata batu dipilih untuk diselenggaranya kegiatan ini. Dengan ketatnya protokol kesehatan, semoga tetap sehat dan acara ini kami yakini dapat menghasilkan rekomendasi yang kongrit untuk pencegahan dan penanggulangan terorisme,” ungkapnya.
Ia berharap acara itu bisa menghasilkan rekomendasi yang kongkrit untuk pencegahan dan penanggulangan terorisme. Rakernas tersebut berlangsung dari 13-16 Februari 2022. Diikuti 275 orang Pengurus FKPT Provinsi se-Indonesia.
Terpisah, Ketua FKPT Papua Barat, Drs H.Musa Kamudi, M.Si mengatakan, meskipun FKPT Papua Barat baru terbentuk, namun pengurus berkomitmen melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban dengan sebaik-baiknya.
Dengan membangun kalaborasi sinergi dengan berbagai stakeholder untuk berupaya melakukan pencegahan terorisme, intoleransi, radikalisme yang merusak sendi-sendi keharmonisan hidup yang aman dan damai.
Hal ini menurut Musa Kamudi, sejalan dengan visi Provinsi Papua Barat yakni membangun dengan hati dan mempersatukan dengan kasih menuju Papua Barat yang aman, sejahtera dan bermartabat.
“Semua itu bisa terwujud apabila masyarakat hidup dari rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Penciptaan situasi yang kondusif suatu daerah harus menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.
 Langkah awal yang pengurus akan lakukan, ungkap Musa Kamudi, adalah melakukan audiensi dengan pemerintah daerah, melaporkan keberdaan FKPT Provinsi Papua Barat. Selanjutnya menyusun program kerja tiga tahun kedepan. (bm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.