Ini Harapan Bupati Manokwari pada Pembekalan dan Pelantikan Agen Pemulihan

0
190
Acara pembekalan serta pelantikan agen pemulihan Kabupaten Manokwari, Selasa (3/3/2020) di Swissbel Hotel. (Foto: Aufrida/klipapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Penyalagunaan narkoba masih menjadi  ancaman  bagi setiap Negara,  termasuk Indonesia. Penyalagunaan Narkoba semakin meningkat. Khusus di wilayah Provinsi Papua  Barat penyalagunaan Narkoba sangat banyak ditemui pada tahun 2017 dengan jumlah 11.215 dari jumlah populasi  685.700, yang mengakibatkan kerugian  pertahun sebanyak Rp 281.433.000,-. Ini berdasarkan Survei  Nasional  BNN 2017 dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat.
Hal ini disampaikan Bupati Manokwari dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli  Bidang Kemasyarakatan  dan SDM, drg.Henri Sembiring pada acara pembekalan  serta pelantikan agen pemulihan  Kabupaten Manokwari, Selasa (3/3/2020) di Swissbel Hotel.

Bupati mengatakan dengan meningkatnya narkoba pada tahun 2017 itu disebabkan banyaknya faktor, terutama masyarakat belum begitu dilibatkan dalam  pembinaan para penyalahgunaan dan pecandu narkoba, petugas kesehatan belum pernah mendapat  pelatihan tentang pasien narkoba, tidak ada pengawasan dan pembinaan dari pemangku kepentingan dan stakeholder terkait.
“Jika hal ini dibiarkan maka akan menghancurkan  masa depan pengguna narkoba itu sendiri, mengingat dampak narkoba  yang merugikan dan mematikan , menghambat tujuan menciptakan generasi yang berkualitas, tidak hanya secara media atau psikis saja tetapi juga pada lingkungan masyarakat sekitarnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan agen pemulihan adalah orangtua masyarakat yang tinggal di kampung atau kelurahan yang dipilih untuk diberikan pembekalan dan sebagai mitra dalam melakukan pemantauan dan pendampingan bagi penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan meliputi rehabilitasi, Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM ).“IBM merupakan program pendampingan dan pelaporan perkembangan kondisi para penyalahguna dan pecandu narkoba” tuturnya.
Bupati berharap melalui kegiatan pembekalan ini dapat tersedia layanan rehabilitasi, intervensi berbasis masyarakat bagi penyalaguna dan korban narkoba dan para agen pemulihan dapat lebih memahami dalam rangka mengajak dan menjangkau penyalahguna narkoba.
Bupati berpesan dilantiknya agen pemulihan yang ada di kampung ataupun kelurahan yang ada di Kabupaten Manokwari dapat bekerja dengan standar yang telah ditetapkan   agar terciptanya lingkungan masyarakat  yang bebas dari penyalagunaan dan peredaran gelap narkoba.(aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.