MANOKWARI,KLIKPAPUA.com– Calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat periode 2026–2030 Yosias Saroy menegaskan komitmennya membawa pembinaan atlet daerah ke level tertinggi.
Visi-misi strategis tersebut dipaparkan dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat di Manokwari, Kamis (17/9/2026).
Yosias mengusung visi mewujudkan olahraga Papua Barat yang maju, berprestasi, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional hingga internasional, berbasis kearifan lokal serta semangat persatuan.
Untuk merealisasikan visi tersebut, ia merumuskan tujuh pilar misi strategis. Pertama, pembinaan atlet berkelanjutan melalui pola pembinaan terstruktur, sistematis, dan berjenjang sejak usia dini guna mencetak atlet berprestasi nasional dan internasional.
Kedua, tata kelola profesional dengan mewujudkan manajemen KONI yang transparan dan akuntabel demi meningkatkan kepercayaan publik serta keterpaduan pemangku kepentingan.
Ketiga, pemerataan fasilitas melalui pengembangan sarana dan prasarana olahraga yang memadai serta terdistribusi merata di seluruh wilayah Papua Barat.
Keempat, pengembangan sumber daya manusia dengan meningkatkan kompetensi pelatih, wasit, dan tenaga medis atau pendukung melalui sertifikasi serta pelatihan standar nasional maupun internasional.
Kelima, mendorong budaya olahraga di tengah masyarakat sebagai ajang pencarian bakat (talent scouting) potensi lokal. Keenam, menggandeng pemerintah, sektor swasta, dan sponsor untuk menjamin keberlanjutan pendanaan serta program kerja.
Ketujuh, mengangkat potensi dan nilai-nilai kearifan lokal Papua Barat sebagai kebanggaan serta identitas olahraga daerah.
Yosias menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen olahraga di Papua Barat untuk mewujudkan arah baru tersebut.
“Jika Tuhan berkenan dan saya terpilih, saya akan mengerjakannya bersama-sama dengan kita semua yang ada di ruangan ini, demi mengangkat harkat dan martabat daerah,” pungkasnya. (mel)





















