DAP Usul Waterpauw dan Nathaniel, Tapi Tetap Hormati Keputusan Presiden

0
66
Ketua Dekrit 315 Obet Arik Ayok saat menggelar konferensi pers bersama dewan adat lainnya di kantor DAP III Manokwari. (Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Ketua Dewan Adat Suku Besar Arfak, Obet Arik Ayok menyatakan, siapapun yang nantinya menjabat Penjabat Gubernur Papua Barat harus didukung.
“Kami telah menyurati Presiden  RI dengan mengusulkan dua nama yang nantinya layak menjadi Penjabat Gubernur Papua Barat, namun semua itu kembali kepaada Pemerintah Pusat,” ujar Ketua Dekrit 315 Obet Arik Ayok saat menggelar konferensi pers bersama dewan adat di kantor DAP III Manokwari
Hadir bersama, di antaranya, Dewan Adat Papua (DAP) Daerah Pegunungan Arfak Goliath Menggesuk, Tokoh Intelektual Tual Arfak Kabupaten Manokwari Selatan Yafet Inden, Ketua Dewan Adat wilayah III Doberay Kellyopas Meidodga.
Lanjut Obet Ayok mengatakan, seharusnya semua masyarakat Papua Barat mendukung penuh siapapun anak Papua yang akan duduk menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat.
Yang terpenting, menurut Obet Ayok, yang bersangkutan dapat bekerja untuk rakyat dan anak Papua di wilayah adat Papua Barat, paham adat istiadat dan kultur orang Papua.
Ada dua poin yang ditekankan, pertama, meminta dengan hormat kepada presiden Republik Indonesia untuk menentukan siapa putra terbaik anak adat Papua untuk menjalankan amanah Negara sebagai penjabat Gubernur Provinsi Papua Barat periode 2022 – 2024.
Kedua, mengusulkan dua figur yaitu Komisaris Jenderal Polisi (purn) Drs.Paulus Waterpauw dan Drs.Nathaniel Mandacan M.Si.
“Alasannya karena mereka berdua adalah figur yang tepat karena putra terbaik anak adat Papua dari wilayah III Doberai dan wilayah adat Bomberay di Provinsi Papua Barat,” katanya.
Alasan lainnya, keduanya memiliki loyalitas, integritas dan dedikasi yang sangat tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Lebih lanjut Obet Ayok mengajak masyarakat adat agar tetap menjaga stabilitas keamanan, tidak mudah terpengaruh dengan isu tidak bertanggungjawab dan tidak membenturkan keadaan menjadi memanas.
“Apa pun keputusan Presiden dan Mendagri itu yang terbaik untuk kita semua. Kami juga dari Ketua Tim Dekrit 315 mewakili wilyah Manokwari Raya, Sorong Raya telah menyurati Presiden dengan mengusulkan dua nama seperti yang tadi kami sampaikan,”pungkasnya. (aa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.