80 ASN Pemkab Manokwari Ikut Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa

0
174
Asisten I Setda Kabupaten Manokwari, Wanto membuka kegiatan Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Manokwari, Rabu (11/3/2020).(Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.COM– Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Manokwari bekerja sama dengan Lembaga Training Keuangan Pengadaan Indonesia menggelar pelatihan dan ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa pemerintah tingkat dasar.
Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Manokwari ini dibuka oleh Asisten I Setda Kabupaten Manokwari, Wanto, Rabu (11/3/2020).
Dikatakan, bahwa selama menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), semua akan berkecimbung dengan barang dan jasa, karena menggunakan uang Negara. “Harapan saya semuanya bisa lulus lalu kembali ke OPD masing-masing dalam rangka pengadaan barang dan jasa, supaya lebih tertib, sehingga nanti dalam pelaksanaan  tidak bertentangan atau tidak bersinggungan dengan masalah hukum,” harapnya.
Kepala Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Manokwari Suryamiharjo menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti 80 peserta, dan tahun ini ada sedikit dipembelajaran. “Sistem pembelajaran yang sudah ditentukan dari Administrasi Negara, peningkatan SDM itu dilakukan secara elektronik, jadi tidak ada lagi tatap muka, mereka belajar mandiri dikasih bahan untuk belajar sendiri sampai ada waktunya ujian baru ikut ujian,” jelasnya.
Ditambahkan, di Manokwari baru pertama ini dilakukan. Dan masih mengambil metode konvensional tatap muka. “Sebelumnya kami sudah memberikan pembekalan, ada 20 peserta baru yang saat Bimtek kami kasih mereka pembelajaran secara elektronik tanggal 3-4 Maret di Pengadaan Barang Dan Jasa  Manokwari, di situ mereka belajar mandiri dan sekarang kami kasih kesempatan untuk belajar secara tatap muka, kami berikan materi dan di bawa langsung,” katanya.
Suryamiharjo berharap semua OPD lulus 100 persen, agar mereka memiliki personalia pengadaam barang dan jasa di masing-masing OPD. “Jumlah peserta dari masing-masing OPD sesuai beban kerja OPD, untuk beban pengadaan barang dan jasa pasti punya perwakilan, seperti PU,perumahan perwakilan mereka yang banyak, karena kegiatan di OPD nya banyak,” tuntasnya. (aa/bm)
Editor: BUSTAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.