261 Unit Hunian Warga Terdampak Kebakaran Borobudur Akan Dibangun Selama 3 Bulan di Wamesa

0
103
Pemprov Papua Barat dan Pemkab Manokwari menyediakan fasilitas hunian tetap beserta fasilitas umum yang layak kepada warga terdampak kebakaran di Kampung Wamesa, Kelurahan Andai, Distrik Manokwari Selatan. (Foto: Elyas/klikpapua)
MANOKWARI, KLIKPAPUA.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari memastikan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana kebakaran di komplek Borobudur akhir tahun lalu segera direlokasi ke kawasan baru di Kelurahan Anday.
Pemprov Papua Barat dan Pemkab Manokwari telah menyediakan fasilitas hunian tetap beserta fasilitas umum yang layak kepada warga terdampak kebakaran itu, di Kampung Wamesa, Kelurahan Andai, Distrik Manokwari Selatan.
Bahkan Pemerintah memastikan, pambangunan hunian tetap itu akan dibangun dalam kurun waktu tiga bulan sejak dilakukan peletakan batu pertama pada Jumat (18/3/2022).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Papua Barat, Derek Ampnir selaku penanggungjawab pembangunan hunian tetap menyebut pembangunan hunian tetap sebanyak 261 unit di atas lahan seluas 6 hektare akan selesai dibangun dalam waktu tiga bulan.
“Pembangunan yang siap dibangun di Maripi atas tanah 6 hektare akan dibangun 211 rumah dengan tipe 36 untuk warga terdampak kebakaran dan 50 unit lainnya diperuntukkan kepada pemilik hak ulayat,” kata Ampnir.
Bupati Manokwari Hermus Indou dalam sambutannya mengatakan, penyelesaian lokasi kawasan hunian selaus 6 hektare itu akan ditangani oleh pemkab Manokwari.
“Lahan seluas 6 hektare itu akan menjadi tanggungjawab Pemerintah kabupaten Manokwari untuk membebaskannya kepada masyarakat hak ulayat. Sehingga pemerintah provinsi dapat membangun fasilitas hunian dan fasilitas lainnya,” kata Hermus.
Hermus berharap bagi warga korban kebakaran nantinya dapat meninggali hunian tetap yang disediakan pemerintah ini. “Hunian ini nantinya harus ditempati, tidak boleh seperti yang lalu, setelah dibangun dibeberapa temlat masyarakat tidak mau tinggal bahkan dijual dan kembali ke tempat itu lagi,” tegasnya
Sementara Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan Pemprov setiap tahun menyediakan anggaran tak terduga yang hanya dikhususkan untuk kebencanaan.
Dominggus berharap kepada kepala BPBD sebagai penanggungjawab agar segera berkoordinasi dengan berbagai pihak agar anggaran tak terduga itu dapat segera dicairkan. “Saya sudah disposisikan di bagian keuangan untuk segera dicairkan, agar anggaran tak terduga itu dapat segera digunakan untuk membangun hunian tetap di Anday.”
Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Manokwari akan merelokasikan warga terdampak bencana kebakaran di kompleks Borobudur ke kawasan hunian tetap dan fasilitasnya di Kampung Mawesa dengan luas tanah 6 hektar.
“Laporan BPBD yang telah disampaikan tadi harus segera direalisasikan agar masyarat tetap percaya kepada pemerintah,” tutup Gubernur. (dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.