KAIMANA,KLIKPAPUA.COM- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda-Litbang) Kabupaten Kaimana bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI wilayah Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis dan Coaching Clinic E-Planning Simda Perencanaan melibatkan puluhan ASN perwakilan OPD Lingkup Pemkab Kaimana.

Kegiatan yang dilaksanakan di Grand Papua Hotel, 2-4 Oktober 2019 ini dibuka Wakil Bupati Kaimana Ismail Sirfefa, S.Sos,MH, Rabu (2/10/2019). Kegiatan menghadirkan nara sumber Budiarto dari BPKP Provinsi Papua Barat.

Wakil Bupati Ismail Sirfefa dalam sambutannya mengatakan, Bimtek dan Coaching Clinic E-Planning Simda Perencanaan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020.

Dalam konteks tersebut lanjut Wabup, maka tuntutan zaman terkait dengan paradigma baru pemerintahan, tetapi juga e-governance yang memiliki substansi e-planning dan e-budgeting, menuntut kita semua untuk harus berkolaborasi dan berelarobarsi sesuai dengan kebijakan dan tuntutan sistim informasi dan teknologi didalam e govenanse itu sendiri.

Dikatakan, Bimtek dan Coaching Clinik E-Planning Simda Perencanaan ini dilaksanakan dengan harapan agar para peserta mendapatkan sedikit pengetahuan dan keahlian didalam pemanfaatan alat-alat teknologi yang berimplikasi terhadap sikap dan tindakan. “Ini sangat penting bagi kita semua dalam rangka peningkatan kualitas SDM Aparatur Sipil Negara sehingga bisa mengabdikan diri untuk masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Wabup.

Wabup ingatkan, E-Planning mengarahkan pemerintah dari tingkat pusat sampai ke daerah, bahkan kampung-kampung/desa untuk mengelola dan memanfaatkan anggaran secara efisien, efektif, transparan dan akuntabel. Sikap ini harus dimiliki dengan tidak sekedar dijiwai,  tetapi diiimplementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan managemen keuangan yang demokratis.

“Ini adalah harapan pemerintah yang secara berjenjang ditransmisikan dari pusat sampai ke daerah bahkan sampai ke kampung-kampung. Bagaimana prinsip kooordinasi, integrasi dalam penerapan managemen keuangan, baik secara horisontal maupun secara vertikal itu bisa diketahui,” ucap Wabup.

Menutup arahannya, Wabup mengajak ASN peserta Bimtek agar mengikuti kegiatan dengan baik dan memahami dengan sungguh metode penerapan E-Planning. Saya berharap para peserta dapat mengikuitinya dengan baik, karena ini program pemerintah yang harus mulai diterapkan pada tahun 2020,” tegas Wabup. (iw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.