Bupati Freddy Sebut 14.000 Pekerja di Kaimana Sudah Tercover BPJS

0
33
Launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Kaimana. (Foto: klikpapua)
KAIMANA,KLIKPAPUA.com–Bupati Kaimana, Freddy Thie mengatakan kurang lebih 14.000 pekerja bukan penerima upah di Kabupaten Kaimana sudah terbackup oleh program jaminan sosial BPJS.
Dari total 14.000 ini, dipastikan semua tenaga kerja Orang Asli Papua (OAP) sudah tercover didalamnya. Berdasarkan data, masih ada pekerja yang belum diikutkan dalam BPJS dan akan diupayakan pada tahun-tahun berikutnya.
Bupati menyampaikan ini ketika melakukan launching Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Kaimana bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Papua Barat di Grand Papua Kaimana Hotel, Kamis (16/6/2022).
Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten Kaimana sudah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2021 tentang pedoman pelaksanaan program jaminan sosial tenaga kerja bagi pekerja penerima upah dan pekerja bukan penerima upah di Kabupaten  Kaimana.
Menindaklanjuti Perda dimaksud, pada tanggal 13 April 2022, Pemerintah Daerah melakukan MoU dengan BPJS Ketenakerjaan. “Dan pada tanggal 30 Mei 2022 kita adendum. Peserta yang ikut kurang lebih 14.000. Saya pastikan, kita punya basudara khususnya OAP, semua sudah terbackup BPJS tenaga kerja,” ungkap Bupati.
Bupati berharap, kerjasama BPJS ini bisa membantu mengurangi sedikit beban dari masyarakat dalam hal ini para pekerja. Jika terjadi kecelakaan atau meninggal, bisa mendapat klaim kurang lebih Rp.42 Juta.
Sementara Deputi Direktur Wilayah Banusa BPJS Ketenagakerjaan, Kuncoro Budi Winarno yang hadir pada kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaimana atas dukungan dan komitmen mengoptimalisasikan pelaksanaan jaminan sosial melalui regulasi dan produk hukum.
Dijelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kaimana sebanyak 32.631 orang. Sementara jumlah tenaga kerja yang sudah mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan adalah sebanyak 18.984 orang atau 69,39% dari jumlah angkatan kerja yang ada saat ini.
Angkatan kerja yang sudah dilindungi ini terdiri dari; tenaga honorer, aparat desa dan perlindungan rentan pekerja rentan atau pekerja bukan penerima upah yang akan dilaunching hari ini berjumlah 14.000.
“Launching program jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan wujud kepedulian Pemerintah Daerah terhadap seluruh pekerja di Kabupaten Kaimana. Kami sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas dukungan yang luar biasa dan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Kaimana dan seluruh stakeholder yang telah melakukan optimalisasi pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan ini melalui regulasi,” ucapnya. (iw)
SPACE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.