Edi Budoyo Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ar-Razzaq-Kampung Meyepsi

0
54
Calon Bupati Manokwari, Edi Budoyo mendapat kehormatan untuk peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ar-Razzaq yang berada di poros Kampung Meyepsi Indah, Distrik Masni, Selasa (27/10/2020).(Foto: Aufrida/klikpapua)
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–  Calon Bupati Manokwari, Edi Budoyo mendapat kehormatan untuk peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ar-Razzaq yang berada di poros Kampung Meyepsi Indah, Distrik Masni, Selasa (27/10/2020.
Peletakan Batu pertama pembangunan Masjid Ar-Razzaq merupakan suatu kebanggaan bagi warga masyarakat Meyepsi  khususnya yang beragama muslim, toleransi terlihat saat dimana Kepala Suku Mayepsi memberikan tanah seluas 50×50 untuk pembangunan masjid.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Muhammad Zaufudin Juhri mengatakan pembangunan Masjid Ar-Razzag di lahan seluas 50×50 yang dihibahkan oleh keluarga besar almarhum  Zakarias  Mandacan yang diwakili sepenuhnya oleh Kepala Suku Martinus Mandacan bersama keluarganya.
“Yaitu saudara Okto dan ibundanya yang pada kesempatan sore hari ini hadir di sini. Mudah-mudahan lokasi masjid yang telah diibahkan untuk kepentingan beribadah dan keyakinan tentunya akan membuat semuanya  mendapatkan pahala disisi  Tuhan, kalaupun to tanah tersebut diibahkan kepada umat muslim,  kami warga Meyespi bersyukur dan berterima kasih atas  hibah yang diberikan kepada warga muslim yang berada di kampung ini,” ungkap Muhammad Zaifudin dalam laporannya.
Calon Wakil Bupati Edi Budoyo dalam sambutannya mengatakan, hal ini merupakan sesuatu yang menggembirakan bagi warga masyarakat yang berada di sekitar Kampung Meyepsi, karena tidak lagi beribadah di tempat yang jauh. “Hidup berdampingan ini sesuai visi misi pasangan HEBO juga, yang mana kita harus membangun Kabupaten Manokwari yang  bernuansa agama, artinya semua agama harus hidup berdampingan satu sama lainnya,” ungkap Edi Budoyo
Lanjut Edi Budoyo, jangan sampai hal-hal kecil seperti selisih pendapat antara agama yang satu dengan yang lain, lalu diperdebatkan, tentu hal itu tidak akan ada titik temunya, karena masing-masing akan beranggapan bahwa mereka yang benar.
Menurutnya, pembangunan masjid ini merupakan  keteladanan bagi semua. Dan yang pasti dalam pembangunan masjid ini akan dilaksaakan secara gotong royong, dengan mengerakkan warga yang ada disekitar. “Dan pastinya warga Nasrani pun akan terlibat, karena itu merupakan kebersamaan antara warga Nasrani dan Muslim, itu perlu kita junjung bersama, jangan sampai kita diombang-ambingkan  dengan isu tidak bertanggung jawab yang ingin memecah belah kita semua,” tuturnya.
Lanjut Edi, saat ini sedang dalam tahun politik, yang sebentar lagi akan melaksanakan Pilkada pada 9 Desember 2020, ada kemungkinan orang-orang di luar yang ingin memecah belah, sehingga ia mengajak jangan sampai itu terjadi. “Karena Meyepsi , Manokwari merupakan rumah kita yang harus kita jaga keamanannya,” pungkasnya.(aa/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.