Gerakan Indonesia Mandiri Energi, PLN UP3 Manokwari Demo Masak dengan Kompor Induksi

0
84
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com–PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) pada puncak peringatan Hari Listrik Nasional ke 75 tahun melaunching Program Konversi 1 Juta Kompor Induksi.
Melakukan konversi satu juta kompor LPG menjadi kompor induksi listrik. Hal ini demi menurunkan tingkat ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.
Manager PLN UP3 Manokwari, Sulisiyo mengatakan, untuk merealisasikan konversi kompor LPG ke kompor induksi, pihaknya akan terus memasyarakatkan kompor tersebut sebagaimana telah dilaunching secara terpusat di hari ini dalam Gerakan Indonesia Mandiri Energi Dengan Kompor Induksi.
Sulisiyo melanjutkan, dari sisi penggunaan, kompor induksi tentu lebih bersih, ramah lingkungan, dan lebih ringkas dibandingkan kompor LPG. Kompor induksi juga lebih aman karena tidak menggunakan api sebagai sumber panas. Kompor ini bisa menyala berkat induksi elektromagnetik antara kompor dan media memasak. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir kompor akan meledak,” imbuhnya.
Salah satunya lewat program hari ini berlokasi di Kantor Unit Layanan Pelanggan Manokwari Kota, Jalan Trikora, Wosi Manokwari, PLN langsung demokan bagaimana penggunaan kompor induksi. Turut serta dalam demo masak kali ini adalah influencer dari Papua Barat Joanita Chatarine Veroni Wakum atau sering dikenal sebagai Joan Idol. Serta tidak ketinggalan hadir juga Kopi Mobil (KOMO) sebagai salah satu usaha usahawan yang juga ikut menggunakan kompor induksi dalam produknya.
Selain jago bernyanyi Joan juga sangat senang memasak, sehingga pada demo kali ini spesial akan membuat Nasi Goreng ala Joan Idol.
“Ternyata memasak nasi goreng menggunakan kompor listrik lebih praktis dan cepat ya, tidak perlu khawatir dengan bau gas dan Penggunaan kompor induksi ini sangat mudah. ada pengaturan suhu mau lebih panas atau lebih kecil bisa diatur,” ungkap Joan.
Owner Kopi Mobil (KOMO), Icim, menjelaskan, sejak menggunakan kompor induksi biaya yang dikeluarkan jauh lebih murah dari pada dengan gas tabung. Untuk sehari biasanya Icim hanya bisa memproduksi 20 sampai dengan 30 cup kopi saja namun dengan kompor listrik bisa sampai 50 Cup pemesanan dan pelanggan tidak perlu antri lama.
“Sejak pakai kompor induksi, biaya yang saya keluarkan menjadi lebih murah. Sebulan rata-rata seratus ribu-an, gak beda jauh seperti isi token biasa. Selain itu juga lebih praktis, cepat dan bersih, sangat membantu dalam usahawan muda seperti saya,” imbuhnya
Sementara dalam kegiatan ini juga Sopar Banjarnahor selaku Manager ULP Manokwari Kota juga berharap dengan kompor induksi tentunya kami pun berharap para pelanggan bisa beralih ke kompor Induksi. Bila ada kendala dalam pelayanan kelistrikan bisa menghubungi ke PLN 123.
“75 tahun lalu masak pakai kayu beralih pada minyak kini lebih mudah kemudian beralih ke elpiji. Perkembangan teknologi memudahkan hidup lebih enak, murah dan cepat. Kini perkembangan teknologi lewat kompor induksi, Kami pun PLN siap terus memberikan Pelayanan terbaik termasuk semakin dekat dengan pelanggan denagn fitur-fitur seperti PLN 123 dan PLN Mobile,” ujar Sopar.(rls/aa)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.