PWI Kaimana Gelar Jurnalis Masuk Sekolah di SMA YPPK Santo Thomas Aquino

0

KAIMANA,KLIKPAPUA.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana menggelar kegiatan Jurnalis Masuk Sekolah di SMA Yayasan Pendidikan dan Persekolah Katolik (YPPK) Santo Thomas Aquino, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan itu menghadirkan ,arasumber dari PWI Kaimana yakni, Frederick Lamawuran sebagai Ketua dan Paskalis Junior Ohoiledjaan sebagai Sekretaris.

Ketua Panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Wilhelmus Oladoko mewakili pihak sekolah menyampaikan terimakasih kepada PWI Kaimana atas kehadiran dan kerjasamanya.

Sebagai seorang guru, ia mengakui mendidik generasi muda bangsa ini, bukan hal yang mudah, diperlukan dukungan dan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak.

Menurutnya, sesuai Permendikbud Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilaksanakan selama lim hari, dengan materi utama antara lain, Pengenalan Profil YPPK dan lingkungan sekolah.

Terdapat pula materi wawasan wiyata mandala, etika, cerdas bermedia sosial, Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan (5 S) Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.

Jumlah siswa-siswi yang mengikuti MPLS sebanyak 55 orang dari 88 anak yang mendaftar di SMA YPPK Santo Aquino Kaimana.

Terpisah, Ketua PWI Kaimana, Frederick Lamawuran mengapresiasi SMA YPPK Santo Thomas Aquino yang telah memberikan ruang kepada PWI Kaimana untuk berdiskusi bersama siswa-siswi kelas X.

“Kami hari ini menyampaikan dua materi penting yakni, dasar-dasar Jurnalistik dan Cerdas dalam bermedia sosial,” katanya.

Menurut Frederick, dasar -dasar jurnalistik merupakan materi sangat penting, karena dapat memotivasi siswa-siswi untuk bersahabat dengan penulisan seperti, karya jurnalistik, satra, cerpen maupun puisi.

“Karena dalam aspek kehidupan di sekolah, mereka akan menggunakan kaidah-kaidah jurnalistik, walaupun itu ditingkat internal sekolah,” lanjutnya.

Frederick menegaskan, tantangan di era modernisasi saat ini, akan semakin kompleks dan sulit, dimana media sosial dapat memicu penyebaran isu dan berita-berita hoax yang dapat berakibat fatal atau saksi hukum.

“Semoga dengan adanya materi tersebut, siswa-siswi kelas X di SMA YPPK Santo Aquino Kaimana, bisa lebih bijak dalam bermedia sosial baik di Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp maupun Tiktok, ” terang Frederick.

Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris PWI Kaimana, Paskalis Junior Ohoiledjaan, Bendahara PWI, Arfat Djempot, dan dua anggota PWI lainnya, Yosias Wambrauw dan Laures Mitan.(lau)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses