Bappenda Manokwari Optimis Capai Target Pajak, Realisasi Mei Sentuh Rp37,5 Miliar

0
Sekretaris Bappenda Kabupaten Manokwari, Umrah Nur. (foto: Gemelin/klikpapua)

MANOKWARI,KLIKPAPUA.com- Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Manokwari mencatat realisasi penerimaan pajak daerah hingga akhir Mei 2026 telah mencapai Rp37,5 miliar atau sekitar 33 persen dari total target tahunan sebesar Rp110,381 miliar.

Hal itu disampaikan Sekretaris Bappenda Kabupaten Manokwari, Umrah Nur, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (8/6/2026).

Ia menyebut tren capaian bulanan menunjukkan grafik positif dengan tingkat capaian rata-rata berkisar 80 hingga 90 persen setiap bulan.

“Target kita untuk bulan Juni ini berada di angka Rp48 miliar. Saat ini posisi kita masih minus 9 persen dari target bulanan tersebut, namun kami optimis kekurangan ini dapat dikejar di sisa bulan ini,”ujar Umrah.

Penerimaan tersebut bersumber dari 10 objek pajak daerah, meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Pajak Air Permukaan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Hiburan, Pajak Reklame, dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ).

Dari seluruh sektor tersebut, PPJ dan Pajak Air Permukaan menjadi penyumbang terbesar dengan penerimaan sekitar Rp13 miliar, didominasi setoran dari PLN dan PT SDIC sebesar sekitar Rp11 miliar.

“Untuk PKB, dari target tahunan Rp20 miliar, realisasinya sudah mencapai Rp8 miliar,”tambah Umrah.

Meski menunjukkan progres yang baik, Bappenda mengakui sejumlah kendala dalam pemungutan beberapa jenis pajak. Untuk PBB-P2, realisasi belum maksimal di awal tahun karena proses administrasi.

Namun, Bappenda mulai mempercepat langkah dengan mencetak dan mendistribusikan surat pemberitahuan pajak secara massal bulan ini.

“Kami harapkan di akhir Juni nanti penagihan PBB sudah bisa dimaksimalkan,”jelasnya.

Tantangan juga terjadi pada sektor BPHTB yang mengalami tren penurunan akibat kebijakan pembebasan BPHTB bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk program perumahan.

“Meskipun ada penurunan pada sektor perumahan MBR, capaian BPHTB saat ini sudah hampir menyentuh setengah dari target tahunan. Dari target Rp11 miliar, saat ini sudah terkumpul Rp5 miliar,” pungkas Umrah. (mel)


Komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses