MANOKWARI,KLIKPAPUA.com—Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas III Manokwari turut mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan Ujian Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C Tahun Ajaran 2025/2026 yang diselenggarakan di LPKA Kelas II Manokwari.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Pendidikan dan PKBM Penabur sebagai bentuk komitmen dalam pemenuhan hak pendidikan bagi Anak Binaan dan Warga Binaan.
Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan dari Lapas Perempuan Kelas III Manokwari berjumlah sembilan orang turut mengikuti ujian dengan pengawalan dan pendampingan dari petugas sejak awal hingga kegiatan selesai guna memastikan keamanan dan ketertiban.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari yang melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan ujian, serta mendapat perhatian dari Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya, Amus Atkana, yang didampingi oleh Plt. Kepala LPKA Kelas II Manokwari, Suwandi, serta Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari, Lince Bela, bersama jajaran pegawai dari kedua UPT.
Dalam kesempatan tersebut, Ombudsman RI menyampaikan dukungan terhadap pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan sebagai bagian dari pelayanan publik yang harus terus dijaga kualitas dan keberlanjutannya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Lapas Perempuan Kelas III Manokwari menegaskan komitmen untuk terus mendukung program pembinaan di bidang pendidikan sebagai bagian dari upaya menciptakan perubahan positif bagi Warga Binaan.
“Pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. Kami berkomitmen untuk terus memberikan dukungan agar Warga Binaan dapat memperoleh haknya dan memiliki bekal untuk masa depan yang lebih baik,” ungkap Lince Bela.
Kegiatan ujian berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Warga Binaan dalam meningkatkan kualitas diri.(rls/red)





















