
MANOKWARI,KLIKPAPUA.com – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menegaskan bahwa pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi Orang Asli Papua (OAP) dan generasi muda di Tanah Papua.
Hal itu disampaikan Hermus dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama panitia penyelenggara, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, kepercayaan menjadikan Manokwari sebagai tuan rumah merupakan kehormatan besar yang harus dimaknai dengan kerja nyata dan persiapan matang.
“Pesparawi bukan hanya kegiatan seremonial. Kita berharap ada sesuatu yang besar yang dihasilkan, menjadi berkat bagi anak-anak Papua dan masa depan daerah ini,” ujar Hermus.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung pada 18–28 Juni 2026 dan akan melibatkan kontingen dari 38 provinsi di Indonesia.
Hermus menilai, ajang paduan suara gerejawi tingkat nasional tersebut merupakan momentum strategis untuk memperkuat pembinaan karakter, iman, dan kreativitas generasi muda, khususnya di Papua.
Ia menambahkan, Rakornas menjadi forum penting untuk menyatukan visi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan Pesparawi berjalan sukses dan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Selain aspek rohani, Hermus juga berharap perhelatan nasional itu mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka ruang partisipasi masyarakat, serta memperkenalkan potensi budaya Papua kepada peserta dari berbagai daerah.
Mengakhiri pernyataannya, Hermus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan mendukung penuh penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
“Kita harus memanfaatkan momentum ini dengan baik. Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, saya optimistis Pesparawi di Manokwari akan berjalan sukses dan memberi manfaat bagi OAP serta generasi muda,” tandasnya. (mel)




















